Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Literature Review : The Effect Of Ginger (Zingiber Officinale Var. Amarum) And Honey On Blood Pressure Reduction Fifi Luthfiyah; Mita Anggraeni; Retno Wahyuningsih
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2206

Abstract

The prevalence of hypertension in NTB at 2018 was 27.8%, this figure was higher than 2013, which was 24.3%. Hypertension management can be done pharmacologically and non pharmacologically. Non pharmacological therapy can be done by consuming honey and ginger. Honey and ginger contain chemical components that can help lower blood pressure. To conduct a literature study on the effect of ginger (Zingiber officinale var. Amarum) and honey on reducing blood pressure. The literature search in this literature review was carried out using five databases with low to high quality, namely Scopus, ProQuest, Pubmed, Garuda Garba, and Google Schoolar. The keywords used are "ginger and blood pressure", "ginger and diastoleic pressure", "ginger and pulse pressure", "ginger and systolic pressure", "ginger officinale and blood pressure", "ginger officinale and diastoleic pressure", " ginger officinale and pulse pressure "," ginger officinale and systolic pressure "," honey and blood pressure "," honey and diastoleic pressure "," honey and systolic pressure ". From 10 journals that have been reviewed, all states that honey and ginger can reduce blood pressure. Honey was able to lower blood pressure with an average decrease in systolic blood pressure by 5.6 mmHg - 30.00 mmHg and a decrease in the average diastolic blood pressure by 7.3 mmHg - 13.00 mmHg, while ginger was able to lower blood pressure by an average -The decrease in systole was 4.73 mmHg - 7.7 mmHg and the decrease in diastolic blood pressure was 5.7 mmHg - 7.27 mmHg. The average dose of honey given is 30 grams - 70 grams, while the average dose of ginger is 4 grams. Form 10 journals have been reviewed, all journals stated that honey and ginger can lower blood pressure and based on all these journals it is known that honey has a greater effect on reducing blood pressure than ginger.
Pelatihan Kewirausahaan Produk dari Daun Kelor untuk Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha Fifi Luthfiyah; Reni Sofiyatin; Lalu Khairul Abdi
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.38813

Abstract

Stunting dapat berdampak kepada kemampuan menyerap informasi dan kemampuan kognitif anak. Kelurahan Abian Tubuh Baru merupakan wilayah sentra Produsen tahu dan tempe di Kota Mataram, NTB. Di lokasi ini produsen belum pernah mendapat informasi tentang makanan yang bergizi yang memiliki harga jual yang baik, dan dapat menjadi icome tambahan produsen dari daun kelor. Penting mengenalkan, mempraktekkan dan menciptakan sentra industri rumahan yang berbasis Daun Kelor secara terencana dan terus menerus dibina  terutama pada sasaran pengrajin tahu tempei lingkungan Kelurahan Abian Tubuh Baru melalui kegiatan Pengabdian Masyrakat Jurusan Gizi Poltekkes Mataram. Luaran kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan kewirausahaan, dan wirausaha baru. Terdapat 10 orang produsen yang mengikuti sampai selesai pengembangan kewirausahaan ini dan melakukan produksi secara mandiri, serta berusaha menjualnya ke beberapa kedai/warung. Kegiatan pengembangan usaha melalui pelatihan kewirausahaan dapat meningkatkan ketrampilan kewirausahaan. Dalam pelatihan ini telah dilakukan metode demonstrasi, praktek langsung dan simulasi ketrampilan, sehingga menghasilkan produk makanan berbasis daun kelor dengan campuran bahan sisa produksi tahu tempe. Kata kunci: Daun Kelor. kewirausahaan, pelatihan.
PRAKTEK MEMBUAT JAJANAN DARI DAUN KELOR DENGAN MEMANFAATKAN AMPAS TAHU PADA PENGRAJIN TEMPE TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH BARU KOTA MATARAM Fifi Luthfiyah; Reni Sofiyatin; Lalu Khairul Abdi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3808-3815

Abstract

Ampas tahu adalah limbah kedelai yang sedikit sekali orang menggunakannya untuk dikonsumsi, padahal nilai gizinya masih cukup baik, terutama protein. Praktek membuat jajanan dari daun kelor yang dikenal tanaman superfood,  dapat divariasikan dengan ampas tahu. Kelurahan Abian Tubuh Baru Kota Mataram,NTB merupakan pusat produsen tahu tempe yang belum pernah dilakukan pendampingan praktek membuat jajanan dengan inovasi tersebut. Metode yang dilakukan berupa penyebaran informasi dan praktek pembuatan produk. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang. Sedangkan produk yang dipraktekkan adalah Sempol Kelor Ampas Tahu dan Puding Kelor Sari Kedelai. Terdapat komposisi nilai gizi produk yang semula rendah zat gizi menjadi lebih tinggi Sempol Ampas Tahu setiap 100 gram mengandung Protein= 7.9 gram, dan Puding  Kelor Sari Kedelai mengandung Protein = 12, 6 gram.
Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Diet Diabetes Mellitus Pada Pasien Rawat Jalan Annasari Mustafa; Alfina Lailiyatur Rosidah; Fifi Luthfiyah
NUTRITURE JOURNAL Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Nutriture
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/nj.v2i1.3534

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Diabetes mellitus merupakan gangguan pada metabolisme yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah, disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, gangguan fungsi insulin atau dapat juga disebabkan oleh kedua gangguan tersebut. Salah satu pengelolaan diabetes mellitus yaitu dengan diet seimbang. Pemberian diet diusahakan dapat memenuhi kebutuhan pasien diabetes mellitus, sehingga pelaksanaan diet diabetes mellitus hendaknya diikuti pedoman 3J (Jumlah, Jadwal dan Jenis). Kendala utama pada pengelolan diet diabetes mellitus adalah timbulnya ketidakpatuhan yang disebabkan oleh kejenuhan pasien terhadap pola diet yang serba dibatasi. Ada 2 faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi pengetahuan, motivasi dan sikap sedangkan pada faktor ekternal meliputi dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan. Metode : Studi ini dilakukan untuk mengkaji faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet diabetes mellitus pada pasien rawat jalan dengan menggunakan studi literature review. Pengkajian literatur menggunakan 9 jurnal yang diambil dari database bereputasi maupun terakreditasi (Google Scholar, Garuda dan Sinta). Penyeleksian diambil dengan memperhatikan PICOS framework, kemudian jurnal penelitian dianalisis satu persatu. Hasil : Kesembilan jurnal penelitian tersebut terdapat 4 dari 9 jurnal penelitian membahas mengenai faktor pendidikan, 9 jurnal penelitian membahas mengenai faktor dukungan keluarga dan 3 dari 9 jurnal penelitian membahas mengenai faktor motivasi pasien terhadap kepatuhan diet diabetes mellitus pasien rawat jalan. Simpulan: Terdapat pengaruh faktor pendidikan, dukungan keluarga dan motivasi diri terhadap kepatuhan diet diabetes mellitus pasien rawat jalan. KATA KUNCI: Kepatuhan, Diet Diabetes Mellitus
Modification Of Hospital Formula Based On Yellow Pumpkin Flour (Curcubita Moschata) And Egg White Flour For Patients With Diabetic Nephropathy Najma Zahara Putri Hilda; Nur Rahman; Fifi Luthfiyah
Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal) Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jgp.v9i1.487

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by increased blood glucose levels, which can cause complications, one of which is diabetic nephropathy. One of the preventive therapies that can be carried out is administering an enteral formula high in protein and fiber. It is possible that yellow pumpkin and egg whites can help reduce the risk of developing diabetes.Research Purpose: This research aims to develop hospital enteral formulas, determine their viscosity, analyze their nutritional content, and determine their organoleptic quality.Research Methods: This research uses a quasi-experimental method, with the research design used as a static group comparison. Viscosity testing uses a viscometer, water, ash, protein, and fat. Carbohydrate content testing uses proximate analysis, and food fiber content testing uses the enzymatic method. Organoleptic testing uses a hedonic scale, and the panelists are semi-trained.Research Result: The results showed differences in cholesterol levels before and after the study (p=0.00). The treatment group had a reduced cholesterol level of 57.8 mg/dL, and the control group had a reduced cholesterol level of 34.3 mg/dL. However, the benefits of green bean juice with cinnamon powder in lowering cholesterol levels were not statistically significant (p=0.074). Conclusion: A modified formula based on pumpkin flour and egg white flour has the potential to be an alternative food for people living with diabetes.