Ratih Dwi Pramana Saraswati
Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENETAPAN KADAR AMILOPEKTIN PADA TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UVVis Annisa Primadiamanti; Ratih Dwi Pramana Saraswati
Jurnal Analis Farmasi Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v7i2.8181

Abstract

Alpukat (Persea americana Mill) merupakan tanaman yang tumbuh subur didaerah tropis seperti Indonesia. Namun demikian, biji alpukat masih belumdimanfaatkan dengan maksimal dan hanya dibuang sebagai limbah. Olehkarena itu tujuan dari penelitian ini adalah menetapkan kadar amilopektinpada tepung biji alpukat menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Bijialpukat direndam di dalam natrium metabisulfit (Na2S2O5) dengan tujuanmengurangi warna coklat yang terjadi pada pati. Irisan biji alpukat di blender,kemudian diperas, disaring dan filtratnya di diamkan selama 12 jam. Endapandikeringkan di bawah sinar matahari. Serbuk sebanyak 0,1 gram dimasukkankedalam labu ukur 100 mL. selanjutnya ditambahkan 1 mL etanol 96 % laluditambahkan 9 mL NaOH 1 N dan dipanaskan diatas penangas air. Larutandiencerkan menjadi 100 mL. Larutan yang diencerkan dipipet 5 mL dandimasukkan kedalam labu ukur 100 mL, ditambahkan 1 mL asam asetat 1 N,2 mL I2 2% lalu diencerkan sampai 100 mL dan kocok sampai homogen. Darihasil yang diperoleh di dapatkan hasil rata-rata 85,47 mg/100g. Kadaramilopektin pada tepung biji alpukat lebih tinggi dibandingkan kadaramilopektin tepung beras.
PENETAPAN KADAR AMILOPEKTIN PADA TEPUNG BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UVVis Annisa Primadiamanti; Ratih Dwi Pramana Saraswati
Jurnal Analis Farmasi Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v7i2.8181

Abstract

Alpukat (Persea americana Mill) merupakan tanaman yang tumbuh subur didaerah tropis seperti Indonesia. Namun demikian, biji alpukat masih belumdimanfaatkan dengan maksimal dan hanya dibuang sebagai limbah. Olehkarena itu tujuan dari penelitian ini adalah menetapkan kadar amilopektinpada tepung biji alpukat menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Bijialpukat direndam di dalam natrium metabisulfit (Na2S2O5) dengan tujuanmengurangi warna coklat yang terjadi pada pati. Irisan biji alpukat di blender,kemudian diperas, disaring dan filtratnya di diamkan selama 12 jam. Endapandikeringkan di bawah sinar matahari. Serbuk sebanyak 0,1 gram dimasukkankedalam labu ukur 100 mL. selanjutnya ditambahkan 1 mL etanol 96 % laluditambahkan 9 mL NaOH 1 N dan dipanaskan diatas penangas air. Larutandiencerkan menjadi 100 mL. Larutan yang diencerkan dipipet 5 mL dandimasukkan kedalam labu ukur 100 mL, ditambahkan 1 mL asam asetat 1 N,2 mL I2 2% lalu diencerkan sampai 100 mL dan kocok sampai homogen. Darihasil yang diperoleh di dapatkan hasil rata-rata 85,47 mg/100g. Kadaramilopektin pada tepung biji alpukat lebih tinggi dibandingkan kadaramilopektin tepung beras.