Banyaknya pelaku usaha mikro bidang produksi yang mengalami penurunan omzet dan pendapatan akibat krisis pandemi COVID-19 mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan program pemberdayaan masyarakat untuk usaha mikro bidang produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan program pemberdayaan masyarakat pelaku usaha mikro bidang produksi di dinas koperasi usaha mikro kecil dan menengah kota medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat pelaku usaha mikro bidang produksi di dinas koperasi usaha mikro kecil dan menengah kota medan belum terealisasi dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari kurangnya pengetahuan penggunaan teknologi dalam hal pemasaran sehingga membutuhkan kerja sama dengan beberapa market place dan kurangnya kesadaran usaha mikro bidang produksi untuk berpartisipasi menjadi binaan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Medan.