Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Adaptasi Perubahan Fisik dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Persiapan Laktasi Elyasari Elyasari; Feryani Feryani; Sultina Sarita; Rizka Anggriani
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.27 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.688

Abstract

Ibu hamil akan mengalami perubahan fisik dan psikologis yang nyata sehingga diperlukan adaptasi. Proses adaptasi yang kurang baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat produksi ASI. Untuk itu peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui program pendidikan kesehatan kepada ibu hamil perlu dilaksanakan karena dengan pengetahuan yang baik dapat mengurangi kecemasan karena perubahan fisik yang ada pada ibu. Ibu juga membutuhkan bantuan dan informasi serta dukungan agar dapat mempersiapkan diri untuk laktasi pada masa kehamilan untuk menunjang keberhasilan menyusui. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini mengakibatkan keterbatasan ibu hamil untuk mengakses informasi kesehatan dari tenaga kesehatan dapat diminimalisir dengan pemberian promosi kesehatan yang disampaikan melalui media. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan persiapan laktasi pada masa kehamilan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media LCD (video) dan leaflet dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi interaktif dimana peserta diberikan kuesioner sebelum (pra) dan setelah (pasca) edukasi yang diikuti oleh 25 ibu hamil di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan melakukan perawatan payudara sebagai persiapan laktasi setelah diberikan edukasi.
Deteksi Dini Dan Edukasi Tentang Hipertensi Pada Wanita Menopause Di Desa Motui Kabupaten Konawe Utara Elyasari Elyasari; Arsulfa; Heyrani; Hesti Resyana
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v6i1.1927

Abstract

Pada tahun 2030, jumlah perempuan di seluruh dunia yang memasuki masa menopause di perkirakan mencapai 1,2 miliar orang, di Indonesia, saat ini terdapat 14 juta perempuan menopause atau 7,4 persen dari total populasi yang Wanita menopause memiliki risiko hipertensi yang lebih tinggi dibanding yang belum menopause dengan masalah kesehatan yang berdampa terhadap penurunan kualitas hidup kaum Hipertensi sering disebut sebagai the silent disease. Hipertensi jika tidak ditangani dengan benar, dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, pecahnya pembuluh darah, kebutaan, dan gangguan Berdasarkan undang-undang 36 tahun 2009 tentang kesehatan, upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia, khususnya upaya promotif dan preventif merupakan faktor penting yang harus dilakukan untuk mengurangi angka kesakitan pada lanjut Metode : Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, difokuskan untuk melindungi kelompok masyarakat risiko tinggi, termasuk didalamnya wanita menopause dengan melaksanakan pengukuran tekanan darah, edukasi tentang hipertensi dan evaluasi pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan Hasil : Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan wanita menopause tentang hipertensi pada wanita Kata kunci: hipertensi, wanita menopause