Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kelayakan bangunan terhadap aspek fungsional pada bangunan Mall Mandonga, dan menghasilkan rekomendasi desain terhadap aspek fungsional bangunan Mall Mandonga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan rasionalistik. Pengumpulan data dilakukan menurut parameter fokus dan subtansi studi penelitian terkait, yang disusun berdasarkan data primer dan data sekunder. Penggalian dan perekaman penelitian sebagai data primer menggunakan teknik survei pengamatan, fotografi, dan pengukuran pada objek-objek fisik terbangun, serta teknik wawancara kepada para pedagang dan pengunjung di lokasi studi penelitian. Data sekunder menggunakan teknik dokumentasi resmi tertulis melalui kajian teori suatu pustaka, studi literatur, dan peraturan atau kebijakan pemerintah. Hasil penelitian ini adalah bahwa penelitian ini dilakukan pada seluruh area yang termasuk dalam lingkup Mall Mandonga dengan mengevaluasi tingkat keberhasilan dan kegagalan bangunan. Identifikasi tiap masalah dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, penyebaran kuisioner dan observasi dengan menganalisa parameter aspek fungsional. Identifikasi dilakukan pada tiga parameter aspek fungsional, yaitu standar ruang, aksesibilitas, zonasi, fasilitas, dan perubahan ruang. Dari hasil pengamatan indikatif, sebagian besar pengunjung Mall Mandonga tidak merasa nyaman berbelanja di Mall Mandonga, hal ini dipengaruhi oleh fasilitas Mall Mandonga yang tidak tersedia dengan baik, seperti kondisi selasar Mall Mandonga yang tidak lenggang, akses keluar masuk yang sulit karena parkiran yang buruk serta sarana dan prasarana yang sangat kurang. Dari pengamatan kualitas dan kelayakan yang ditinjau dari aspek fungsional Mall Mandonga, akan dihasilkan rekomendasi desain yang diharapkan dapat membuat Mall Mandonga lebih baik kedepannya.Kata Kunci: EPH, Rekomendasi Desain Terhadap Aspek Fungsional