I Ketut Sutarga
Badan Informasi Geospasial

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Pada Pembelajaran E-Learning Terhadap Kepuasan Peserta Pelatihan: Studi Kasus pada Balai Diklat Geospasial – Badan Informasi Geospasial I Ketut Sutarga
Jurnal Good Governance Vol 18, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v18i2.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta pelatihan metode pembelajaran e-learning pada Balai Diklat Geospasial – Badan Informasi Geospasial. Kajian ini dilakukan pada tahun 2021 dengan sasaran alumni Balai Diklat Geospasial periode akhir tahun 2020-2021. Instrumen pengambilan sampel adalah kuisioner google form dengan lima tingkat skala Likert. Metode penentuan sampel adalah sampel acak sederhana dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Metode analisis asosiatif kausal variable bebas terhadap variable terikat dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda. Data responden yang sudah lolos uji normalitas, validitas, reliabilitas dan uji asumsi klasik, maka diperoleh persamaan regresi linier berganda variabel bebas terhadap variabel terikat. Dengan uji statistik, ditemukan bahwa variable bebas kualitas pelayanan (tampilan-tampak, keandalan, daya tanggap, empati dan jaminan) secara simultan berpengaruh terhadap variable terikat kepuasan peserta pelatihan. Pada pemilihan model regresi linier berganda terbaik, bahwa metode backward elimination menyatakan bahwa aspek daya tanggap tidak berpengaruh terhadap kepuasan peserta pelatihan. Hal ini  dibuktikan dengan uji statistik dimana aspek daya tanggap nilai signifikansinya melemapaui nilai-p. Kata kunci: Kualitas pelayanan; kepuasan peserta pelatihan; e-learning
Analisis Pola Spasial Sebaran COVID-19 Kota Bogor Berdasarkan Indek Moran I Ketut Sutarga
Media Komunikasi Geografi Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v23i2.55183

Abstract

Bencana pandemi COVID-19 di kota Bogor perlu diidentifikasi sebaran pola spasial  guna memudahkan upaya mitigasi. Pola sebaran dan pemetaan klaster lokal diperlukan untuk mengetahui daerah mana yang terkena dampak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan sebaran spasial, apakah pola COVID-19 itu acak, tersebar, atau mengelompok. Arah sebaran perlu dipetakan untuk upaya pencegahan penyebarannya. Pengambilan data secara agregat kasus positif dan suspek COVID-19 masing-masing kelurahan mulai 1 Maret 2020 hingga 23 Mei 2021. Pengolahan data dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan perangkat lunak statistika spasial SIG. Identifikasi pola spasial dianalisis menggunakan autokorelasi spasial Index Moran'I Global. Hasil analisis menggambarkan bahwa  kasus positif dan suspek COVID-19 memiliki pola sebaran mengelompok dengan indeks Moran masing-masing 0,432980 dan 0,280374. Pemetaan klaster titik panas pada kasus positif dan suspek menggunakan autokorelasi spasial lokal Getis Ord Gi* menunjukkan bahwa secara signifikan terdapat 11 klaster titik panas dan 11 titik dingin. Pola klaster lokal ini terjadi pada kelurahan yang letaknya berdekatan, melintasi dan tidak mengenal batas kecamatan. Standar deviasi elips menunjukkan informasi penting arah kecenderungan penyebaran COVID-19 yang diperlukan untuk upaya mitigasi bencana pandemi di beberapa kelurahan di Kota Bogor.