Mirra Noor Milla
Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Catatan Editor JPS - Setelah pandemi: Preferensi individu dan kelompok dalam interaksi sosial Mirra Noor Milla
Jurnal Psikologi Sosial Vol 20 No 2 (2022): August
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jps.2022.11

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memengaruhi kesehatan manusia secara umum dan menyebabkan meningkatnya kasus kematian di seluruh dunia. Kondisi ini selain menyebabkan kekhawatiran dan rasa takut manusia meningkat, secara khusus juga berdampak pada bidang ekonomi dan politik di negara-negara yang terinfeksi COVID-19. Kondisi pandemi telah diakui sebagai penyebab utama disparitas dan insufisiensi kemajuan sosial dan ekonomi secara luas. Pertanyaan kritis yang relevan diajukan terkai kajian Psikologi Sosial, adalah apakah pengalaman ini akan mengubah preferensi dan kebiasaan individu maupun kelompok setelah pandemi berakhir?
Catatan dari Editor: Peran sistem kepercayaan, internet dan tantangan post pandemic Mirra Noor Milla
Jurnal Psikologi Sosial Vol 21 No 1 (2023): February
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Ikatan Psikologi Sosial-HIMPSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jps.2023.02

Abstract

Sistem kepercayaan merupakan salah satu tema utama yang banyak dibahas dalam studi Psikologi untuk menjelaskan perilaku manusia. Dalam hal ini sistem kepercayaan dijelaskan sebagai sekumpulan nilai yang berinteraksi memengaruhi bagaimana kita menjalani hidup kita, bagaimana kita memperlakukan dan bergantung dengan orang lain (Banaj, 2018). Sekumpulan nilai tersebut dapat berbasis agama, politik, ilmiah atau pribadi. Dijelaskan oleh Brandt & Sleegers (2021) sebagai teori, sistem kepercayaan dapat mengintegrasikan sistem kepercayaan politik, konsistensi sikap, dan perbedaan ideologis dalam konsensus sikap.