This Author published in this journals
All Journal Jurnal Menara Medika
Vivi Silawati
UNAS JAKARTA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS JUS WORTEL DAN JUS ALPUKAT SEBAGAI MANAJEMEN TERAPI DISMENOREA PRIMER Imas Masruroh; Vivi Silawati; Bunga Tiara Carolin
Menara Medika Vol 5, No 1 (2022): VOL 5 NO 1 SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i1.3486

Abstract

Latar Belakang: Terjadinya menstruasi biasanya disertai dengan timbulnya rasa nyeri didaerah abdomen atau dismenorea. Remaja putri akan lebih sering merasakan sakit akibat dismenorea primer yang dapat mengganggu konsentrasi dan aktivitas sehari-hari. Angka kejadian dismenorea di Indonesia tahun 2018 masih tinggi yaitu 107.673 jiwa (64,24%), terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami dismenorea primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami dismenorea sekunder. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengatasi dismenorea yaitu dengan pemberian jus wortel dan jus alpukat. Selain aman dikonsumsi, jus wortel dan jus alpukat mudah diolah dan mudah didapatkan di pasaran. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian jus wortel dan jus alpukat terhadap dismenorea primer siswi SMK Negeri 5 Kota Serang Banten Tahun 2022. Metodologi Penelitian: Metode yang digunakan yaitu quasy eksperimental dengan pendekatan pre test post test two group design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang terdiri dari 20 responden kelompok jus wortel dan 20 responden kelompok jus alpukat. Teknik sampling menggunakan total sampling dan simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar pengukuran skala nyeri NRS dan lembar observasi. Hasil Penelitian: Tingkat rata-rata dismenorea sebelum dan sesudah pemberian jus wortel yaitu 5,95 dan 0,20 dengan selisih 5,75 hasil Wilcoxon diperoleh p value 0,000 < 0,05 berarti ada pengaruh pemberian jus wortel terhadap dismenorea primer. Tingkat rata-rata dismenorea sebelum dan sesudah pemberian jus alpukat yaitu 5,80 dan 0,75 dengan selisih 5,05 hasil Wilcoxon diperoleh p value 0,000 < 0,05 berarti ada pengaruh pemberian jus alpukat terhadap dismenorea primer. Hasil uji Mann Whitney diperoleh p value 0,030 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan pengaruh pemberian jus wortel dan jus alpukat terhadap dismenorea primer siswi SMK Negeri 5 Kota Serang Banten Tahun 2022. Simpulan dan Saran: Pemberian jus wortel dan jus alpukat memiliki pengaruh terhadap dismenorea, maka diharapkan jus wortel dan jus alpukat dapat menjadi salah satu terapi non farmakologi untuk mengatasi dismenorea primer.