Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Business Model Canvas untuk Siswa SMAN 4 Surabaya Yoppy Mirza Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JPMI - Oktober 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.771

Abstract

Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) tahun 2022 merupakan ajang pencarian talenta muda wirausaha yang kreatif memiliki ide, aspirasi, dan gagasan yang dapat diwujudkan. FIKSI 2022 diharapkan dapat menghilirisasi dan memutakhirkan ide/gagasan para siswa, juga guru pendampingnya, dalam menginisiasi model dan rencana bisnis yang relevan dengan perkembangan dan kebutuhan masa kini dan mendatang. Fiksi 2022 dipandang oleh Universitas Dinamika ini merupakan peluang bagi SMA/MA untuk mengikuti ajang tersebut, sehingga dibutuhkkan program-program pelatihan. Melalui pengabdian masyarakat inilah dilakukan kerjasama dengan pihak SMAN 4 Surabaya. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa pengetahuan siswa SMAN 4 masih kurang dalam pengetahuan terkait dengan model dan rencana bisnis. Dari hasil identifikasi solusinya adalah dilakukan pelatihan dan pendampingan dengan materi Business Model Canvas (BMC) bagi siswa SMAN 4 Surabaya dapat melakukan penyusunan model dan rencana bisnis. Model yang digunakan dalam pelatihan dan pendampingan ini model student centre learining dengan metode ceramah, brainstorming dan diskusi. Berdasarkan hasil feedback dari peserta tentang pelatihan dan pendampingan BMC ini, rata-rata persentase nilai baik dan sangat baik adalah 79% dan 21% nilainya cukup.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan SOP pada Penerbit di Surabaya Yoppy Mirza Maulana
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4561

Abstract

CV. GAP merupakan perusahaan dibidang Penerbitan dan Percetakan. Perusahaan ini merupakan anggota IKAPI Jatim (Ikatan Penerbit Indonesia). Perusahaan yang berlokasi di Surabaya ini, memiliki komitmen untuk menghadirkan buku-buku yang berkualitas. Dalam mendukung komitmen tersebut, perusahaan menjalankan proses bisnisnya dengan dukungan TI, sumber daya manusia dan keuangan. Namun dalam proses bisnisnya belum menerapkan standard operating procedure (SOP) yang menyebabkan aktivitas pekerjaan tidak standar, sistematis dan tidak berjalan dengan efektif serta konsisten. Selain belum menerapkan SOP, perusahaan juga belum memiliki kapasitas, baik dari segi pengetahuan maupun sumber daya dalam menyusun SOP. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam penyusunan SOP. Oleh sebab itu dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam menyusun SOP dengan metode online. Dari hasil pelatihan dan pendampingan ini menghasilkan 8 SOP, 8 Instruksi Kerja dan 9 Rekaman Kerja.
Model Perencanaan Pemodelan Proses Bisnis berdasarkan Business Process Management Yoppy Mirza Maulana
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Media Sisfo
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/mediasisfo.2023.17.1.722

Abstract

Proses bisnis didefinisikan sebagai hubungan antar aktivitas yang saling terhubung dalam mendukung tujuan organisasi. Proses bisnis yang efisien dan efektif berdampak pada peningkatan produktifitas, peningkatan kinerja, dan peningkatan keuntungan bagi organisasi. Supaya proses bisnis dapat berjalan efisien dan efektif maka harus dapat diterjemahkan dan dipahami dengan mudah oleh stakeholder organisasi. Untuk mewujudkannya proses bisnis yang efisien dan efektif maka diperlukan analisis pemodelan proses bisnis (APPB). Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk membuat model perencanaan pemodelan proses bisnis berdasarkan manajemen proses bisnis dengan case study pada bagian Administrasi Akademik Universitas Dinamika. Tujuan penelitian ini adalah membuat model perencanaan proses bisnis mulai dari menentukan proses bisnis yang akan diperbaiki, rencana implementasi hasil rekomendasi perbaikan hingga rencana memantau dan mengendalikan proses bisnis. Model ini menghasilkan dua tahapan perencanaan yang berdasarkan business process management (BPM) yaitu rencana formulasi perbaikan dan rencana implementasi dan evaluasi. Rencana formulasi perbaikan meliputi proses identification, discovery, analyze, redesign. Sedangkan rencana implementasi dan evaluasi meliputi proses implementation, monitoring and control. Berdasarkan implementasi model ini, bahwa model ini dapat digunakan sebagai panduan bagi organisasi dalam perencanaan pemodelan proses bisnisnya dengan melakukan perencanaan formulasi perbaikan dan perencanaan implementasi dan evaluasi.
Edukasi berlogika di era digital bagi masyarakat Yoppy Mirza Maulana
TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.087 KB) | DOI: 10.17509/tmg.v2i2.50477

Abstract

Thinking is a mental activity to compile an idea in making a conclusion. One of the thinking skills that is always considered in a person's life in acting is the ability to think logically. Thinking logically or logically is a thinking activity that is in accordance with reason, rational or reasonable, which results in correct decisions. In this digital era, it is very easy to interact with other people with social media. However, interacting with other people requires good thinking and logic so that it can provide good actions. In the digital era, it is also easier to receive abundant information, but how to choose that information so that there are no logical fallacy. Therefore, the purpose of this community service is to educate the public in terms of logic in the digital era from three perspectives, namely the perspective of biopsychology, psychology, and logic. The learning method is lecture, discussion, question and answer, and it is done online. Based on the results of feedback from participants, that the usefulness of this education got an average score of 30.5% and very good 62.5%, meaning that it adds insight for participants. Besides being useful, this education can also provide solutions to improve thinking and logic, this is done during the interaction between speakers and participants. During the interaction, they discussed real case studies such as computer repair service employees in completing computer repair services and students when planning further studies. The case study solution uses a lateral thinking model approach with the support of mind map software.
Edukasi Penulisan Pendahuluan Artikel Jurnal bagi Mahasiswa Universitas Dinamika Surabaya Yoppy Mirza Maulana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.895

Abstract

Penulisan pendahuluan memuat pernyataan persuasif dan argumentatif. Penulis hendaknya dapat meyakinkan pembaca supaya artikel jurnal tersebut merupakan hal yang penting dan menarik. Hal inilah yang membuat bagian pendahuluan lebih sulit dibandingkan dengan bagian lainnya dalam artikel jurnal. Sulitnya penulisan pendahuluan ini juga dialami oleh mahasiswa pogram studi sistem informasi (SI) Universitas Dinamika, Oleh sebab itu pengabdian ini bertujuan mengedukasi mahasiswa SI Universitas Dinamika dalam meningkatkan pengetahuan tentang penulisan pendahuluan artikel jurnal. Adapun Metode edukasinya adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab secara offline dan feedback berdasarkan model kualitas layanan (service quality model). Pengabdian ini menghasilkan feedback dari mahasiswa SI yang meliputi Tangible sebesar 95,71%, Reliability sebesar 84,29%, Responsiveness sebesar 85,71%, Assurance sebesar 91,43%, Empathy sebesar 74,29%. Secara menyeluruh kualitas proses layanan edukasi ini merepresentasikan peningkatan wawasan pengetahuan peserta edukasi dan kualitas proses edukasi.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan SOP pada Penerbit di Surabaya Yoppy Mirza Maulana
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i1.4561

Abstract

CV. GAP merupakan perusahaan dibidang Penerbitan dan Percetakan. Perusahaan ini merupakan anggota IKAPI Jatim (Ikatan Penerbit Indonesia). Perusahaan yang berlokasi di Surabaya ini, memiliki komitmen untuk menghadirkan buku-buku yang berkualitas. Dalam mendukung komitmen tersebut, perusahaan menjalankan proses bisnisnya dengan dukungan TI, sumber daya manusia dan keuangan. Namun dalam proses bisnisnya belum menerapkan standard operating procedure (SOP) yang menyebabkan aktivitas pekerjaan tidak standar, sistematis dan tidak berjalan dengan efektif serta konsisten. Selain belum menerapkan SOP, perusahaan juga belum memiliki kapasitas, baik dari segi pengetahuan maupun sumber daya dalam menyusun SOP. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam penyusunan SOP. Oleh sebab itu dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam menyusun SOP dengan metode online. Dari hasil pelatihan dan pendampingan ini menghasilkan 8 SOP, 8 Instruksi Kerja dan 9 Rekaman Kerja.
Model kebijakan tata kelola TI di perguruan tinggi dengan pendekatan COBIT 5 domain EDM Yoppy Mirza Maulana
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 6 No 2 (2025): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v6i2.1981

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model kebijakan tata kelola Teknologi Informasi (TI) di perguruan tinggi dengan menggunakan pendekatan COBIT 5 pada domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM). Pendekatan ini dipilih karena penerapannya dalam konteks kebijakan tata kelola TI perguruan tinggi masih terbatas, sementara sebagian besar studi sebelumnya berfokus pada perencanaan dan audit tata kelola TI. Tujuan penelitian ini adalah merancang model kebijakan yang terstruktur dan sesuai konteks institusi untuk mendukung pencapaian misi perguruan tinggi. Model yang dihasilkan terdiri atas tiga tahap utama, yaitu Analisis Kontekstual, Perumusan Kebijakan, dan Penerapan Kebijakan. Tahap Analisis Kontekstual menelaah misi perguruan tinggi dan mengaitkannya dengan proses-proses dalam domain EDM yang relevan. Tahap Perumusan Kebijakan menyusun prinsip dan arah tata kelola TI berdasarkan hasil analisis tersebut, sedangkan Tahap Penerapan Kebijakan menerjemahkan prinsip kebijakan ke dalam langkah-langkah pelaksanaan yang praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini memberikan kontribusi baru berupa kerangka kebijakan yang aplikatif dan fleksibel untuk mendukung tata kelola TI di perguruan tinggi. Selain itu model ini dapat meminimalkan risiko ketidaksesuaian antara strategi institusi dan implementasi TI, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan teknologi. Oleh sebab itu model ini dijadikan acuan bagi institusi lain dalam merumuskan kebijakan yang sejalan dengan strategi dan kebutuhan operasionalnya.
Pelatihan Perancangan Model Bisnis untuk Usaha Baru dengan menggunakan BMC bagi Siswa SMA Kr. Pringadi Yoppy Mirza Maulana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m7d6vy50

Abstract

Comprehension of business models is fundamental for the effective design and development of new ventures, particularly for students beginning to explore entrepreneurship. This community service program aimed to equip students of SMA Kristen Pringadi with the skills to develop business models using the (BMC) Business Model Canvas framework. The training was implemented in three stages: preparation, execution, and evaluation. In addition to introducing the BMC framework, the training also presented the eight types of e-business models developed by Peter Weill and Michael R. Vitale as a conceptual foundation. The effectiveness of the training was assessed by comparing the results of pre-tests and post-tests. Of the 18 participants, 9 students (50%) demonstrated improvement, 7 students (38.9%) maintained the same scores, and 2 students (11.1%) showed no improvement. These findings suggest that the training had a positive impact on most participants' understanding of business model design. It is hoped that this activity will serve as an initial step in cultivating entrepreneurial interest and competence among high school students.