Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada An.A Dengan Dengue haemoragic Fever (DHF) Di Ruang Bagindo Azis Chan SALMA KHAIRIYAH
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v4i1.114

Abstract

Pendahuluan: Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictusyang tersebar di daerah tropis dan subtropis. Di RS Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang jumlah penderita Dengue Haemoragic Fever (DHF) pada bulan Oktober-Desember 2021 sebanyak 28 orang dengan rata-rata setiap bulannya adalah 9 orang. Dimana Dengue Haemoragic Fever (DHF) ini banyak terjadi pada anak usia 5-14 tahun dengan 10 orang penderita dalam 3 bulan terakhir. Metode: Studi kasus asuhan keperawatan padan An. A dengan DHF dan masalah keoerawatan resiko ketidakseimbangan cairan. Hasil: Intervensi keperawatan yang direncanakan pada An. A: manajemen cairan dengan cara monitor status hidrasi pasien, pemberian asupan cairan sesuai kebeutuhhan secara oral dan pemeberian cairan RL melalui intravena. Evaluasi pasien menunjukkan: Tekanan Darah 110/70 mmHg, suhu 37,30C, mukosa bibir dan turgor kulit membaik,namun trombosit pasien masih rendah. Kesimpulan: Pasien DHF dengan masalah keperawatan ketidakseimbangan cairan harus menjaga asupan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya agar tidak memperparah keadaan pasien.
Peran Budi Utomo dalam Perkembangan Pendidikan dan Nasionalisme Salma Khairiyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budi Utomo, sebagai organisasi modern pertama di Indonesia yang didirikan pada 20 Mei 1908, memiliki peranan yang sangat vital dalam pengembangan pendidikan dan kesadaran kebangsaan. Didirikan oleh Dr. Sutomo bersama para mahasiswa STOVIA, Budi Utomo berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat pribumi, yang dianggap sebagai kunci untuk memajukan bangsa. Organisasi ini aktif mendorong pendirian sekolah-sekolah, menyediakan beasiswa, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi di kalangan rakyat Indonesia. Di samping itu, Budi Utomo juga berkontribusi dalam membangkitkan semangat kebangsaan melalui gagasan persatuan dan perjuangan intelektual. Meskipun awalnya lebih berfokus pada kalangan priyayi, organisasi ini berkembang menjadi pelopor gerakan kebangkitan nasional yang menginspirasi lahirnya berbagai organisasi lain dengan visi untuk mencapai kemerdekaan. Dengan demikian, Budi Utomo dapat dianggap sebagai tonggak awal dalam pengembangan pendidikan dan kesadaran kebangsaan yang akhirnya berujung pada perjuangan untuk merebut kemerdekaan Indonesia