This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmagazine
Melinda Lape Bessy
Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kesehatan Universitas Citra Bangsa Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA NAIMATA KUPANG Aurelia Da Silva Sequeira Fraga; Melinda Lape Bessy
Jurnal Farmagazine Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v9i2.632

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa berat dan bersifat kronis sehingga penderita skizofrenia harus menggunakan obat golongan antipsikotik dalam jangka waktu yang panjang bahkan seumur hidup. Pasien skziofrenia biasanya menggunakan > 2 jenis obat, sehingga dapat berisiko menimbulkan interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi obat pada terapi pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, penyajian data secara deskriptif dan pengambilan data secara retropektif serta dianalisis secara kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data rekam medis pasien skizofrenia di RSJ Naimata Kupang Periode Juli-Desember 2020 yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 500 pasien dengan sampel sebanyak 100 pasien. Hasil analisis menunjukkan adanya potensial interaksi obat pada penggunaan obat antipsikotik dengan antipsikotik seperti pada penggunaan haloperidol dengan klorpromazin (96%). Selain itu, pada interaksi obat antipsikotik dengan non-antipsikotik terjadi potensial interaksi obat pada penggunaan haloperidol dengan triheksifenidil (43%). Penelitian ini menunjukan berdasarkan analisis tingkat keparahan interaksi sesama obat antipsikotik maupun dengan obat lain pada pasien skizofrenia menunjukkan persentase tertinggi terdapat pada tingkat keparahan sedang sebesar 94% dan tingkat keparahan berat sebesar 6%.