Endi Novianto
Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Infeksi Jamur Rekuren dan Bakteri Persisten pada Dermatitis Atopik Dewasa: Sebuah Laporan Kasus Anandika Pawitri; Endi Novianto
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 28 No 3 (2022): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v28i3.2349

Abstract

Dermatitis atopik (DA) terjadi pada 1-3% orang dewasa dan memengaruhi kualitas hidup pasien. Salah satu penyulit DA adalah peningkatan risiko infeksi kulit. Kejadian infeksi kulit pada DA dapat dicegah dengan penanganan DA yang komprehensif. Pasien laki-laki usia 45 tahun dengan keluhan bercak merah dengan sisik kekuningan yang terasa gatal pada kulit kepala serta bintil kehitaman yang gatal dan perih pada bokong sejak satu bulan yang lalu. Sisik gatal pada kepala berulang sejak 30 tahun lalu. Keluhan bintil kehitaman yang gatal, perih, dan membasah pada area bokong dan paha bagian atas menunjukkan tanda infeksi sekunder dari pemeriksaan Gram dan bertahan sejak tiga bulan sebelumnya walaupun telah diobati. Terdapat riwayat atopi pada pasien dan keluarga pasien, kulit kering, alergi tungau debu rumah dan bulu hewan, tampilan allergic shiner dan Dennie-Morgan infraorbital folds. Pasien didiagnosis sebagai dermatitis atopik, dermatitis seboroik, dan furunkulosis. Hasil laboratorium menunjukkan eosinofilia (14,5%) dan hiper IgE (10,804 IU/mL). Terapi yang diberikan adalah sampo ketokonazole 2%, krim mometasone furoate 0,1%, salep Asam Fusidat, Co-Amoxiclav, dan vaselin album.Infeksi kulit yang merupakan penyulit pada DA dapat dicegah dengan lima pilar tata laksana DA yaitu edukasi, menghindari pencetus, memperbaiki fungsi sawar kulit, menyingkirkan peradangan, serta kontrol dan eliminasi siklus gatal-garuk.