Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH VARIASI TUMBUKAN TERHADAP PEMADATAN PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC (ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE) nasir bumulo
Gorontalo Journal of Infrastructure and Science Engineering Vol 5, No 1 (2022): Gorontalo Journal Of Infrastructure And Science Engineering
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gojise.v5i1.2153

Abstract

Highway damage occurs before reaching the predetermined design life, both from structural and functional damage. The number of collisions is one factor that needs to be considered. Because, not always the more number of collisions produce a high stability value. This research aims at investigating the influence of variations on compaction of the AC-BC asphalt mixture (Asphalt Concrete-Binder Course). Location this research was conducted at the integrated laboratory of the University of Gorontalo. This research was conducted on variations in the number of collisons 2x65, 2x70, 2x75, 2x80, and 2x85 by using an optimum asphalts content of 5.5%. The findings reveral that variations in collisions of 2x65, 2x70, 2x75, 2x80, and 2x85 using an optimum asphalt content of 5.5%, all of them meet the specified specifications, but for the number of collisions which is effective with stability values, VIM (Cavities in the mixture), VMA (Vacities in aggregates), and Marshall Quantien which are optimum in 2x70 collisons, while for flow values, the more number of collisions, the higher the resulting flow value. And for VFB (cavity filled with asphalt) has a different value for each collisions but still meets the specified specifications.Kerusakan jalan raya saring terjadi sebelum mencapai umur rencana yang telah ditentukan baik dari kerusakan struktural maupun fungsional. Jumlah tumbukkan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Karena tidak selamanya semakin banyak jumlah tumbukan menghasilkan nilai stabilitas yang tinggi. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tumbukan terhadap pemadatan pada campuran aspal AC-BC (Asphalt Concrete- Binder Course). Lokasi penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Rusli Habibie Universitas Gorontalo. Penelitian ini dilakukan pada variasi jumlah tumbukan 2x65, 2x70, 2x75, 2x80, dan 2x85 dengan menggunakkan satu kadar aspal optimum yaitu 5.5%. Berdasarkan penelitian yang di lakukan pada variasi tumbukkan 2x65, 2x70, 2x75, 2x80 dan 2x85 dengan menggunakan satu kadar aspal optimum yaitu 5.5% semuanya memenuhi spesifikasi yang teleh di tentukkan, namun untuk jumlah tumbukkan yang efektif dengan nilai stabilitas, VIM (Rongga dalam campuran), VMA (Rongga dalam agregat), dan Marshall Quantien yang optimum ada pada tumbukkan 2x70, sedangkan untuk nilai flowsemakin banyak jumlah tumbukan semakin meningkat pula nilai flow yang dihasilkan. Dan untuk VFB (Rongga terisi aspal) memiliki nilai yang berbeda untuk setiap tumbukkan tetapi masih tetap memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan
EVALUASI PENGGUNAAN MATERIAL BATA RINGAN/HEBEL DALAM BANGUNAN Rivaldi Umar; Rahman Abdul Djau; Nasir Bumulo
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalanya waktu, peningkatan kebutuhan batu bata secara signifikan akan meningkatkan kerusakan lingkungan yang merupakan suatu masalah yang harus segera diatasi. Bata ringan sebagai alternatif pengganti batu bata untuk pembuatan dinding diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu dalam pelaksanaannya, bata ringan dapat disusun 4 kali lebih cepat dan cukup kuat untuk semua penggunaan(Singkop Lensius Sinaga et al.,2021). Dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruanganruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di alam terbuka (Sari, 2019). Dengan kemajuan ilmu konstruksi. munculnya Inovasi dalam segi kekuatan dan kestabilan struktur, namun juga harus memperhatikan segi ekonomis, praktis dan ketepatan waktu. Metode pengumpulkan data, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data atau informasi yang diperoleh untuk. Pemilihan metode penelitian yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat valid dan dapat diandalkan. metode pengambilan data, kuesioner, studi literatur dan observasiLokasi penelitian berada pada proyek pembangunan Gedung Kantor Cabang BPJS Kesehatan Gorontalo, Kel. Paguyaman, Kec. Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Analisis Sebaran Sedimen Tersuspensi Di Danau Limboto Menggunakan Pengindraan Jauh Wawan Rauf; Nasir Bumulo; Ilyas Ichsan; Mohamad Alfandi Hippy
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi danau limboto kini sangat memprihatinkan karena mengalami proses penyusutan dan pendangkalan akibat sedimentasi yang mengancam keberadaannya di masa yang akan datang. Semakin berkurangnya luasan perairan danau menyebabkan semakin menurunnya fungsi danau sebagai kawasan penampungan air sehingga berpotensi mengakibatkan banjir dan kekeringan di sekitar wilayah kawasan bahkan di luar daerah kawasan danau limboto. tingginya kadar sedimen dapat mempercepat hilangnya habitat alami bagi berbagai spesies ikan dan organisme lainnya, serta mengurangi keanekaragaman hayati di danau. Penginderaan jauh menawarkan pendekatan yang efektif untuk memantau dinamika sedimentasi di Danau Limboto. Dengan menggunakan citra satelit, peneliti dapat memperoleh data spasial yang luas mengenai sebaran sedimen tersuspensi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran sedimen tersuspensi di danau limboto menggunakan pengindraan jauh. Pengolahan data citra satelit Sentinel-2 pada software SNAP ESA menggunakan persamaan Laili 2016, untuk mendapatkan kondisi persebaran TSS dan nilai TSS di Danau Limboto. Metode analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif untuk menggambarkan nilai TSS yang didapatakan dari pengolahan data-data yang ada. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi sedimen tersuspensi (TSS) di danau limboto variasi yang signifikan baik secara spasial maupun temporal sepanjang tahun 2024, dengan nilai tertinggi terjadi pada bulan Desember (17,53–30,12 mg/L) dan terendah pada bulan Agustus (5,61–15,48 mg/L).