Siswoyo Siswoyo
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN JALAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993 DI JL.BANGKINGAN–JLKEBRAON KOTA SURABAYA Ean Fadhillah Nurrahmat; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 9, No. 2, Agustus Tahun 2021
Publisher : axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v9i2.1747

Abstract

Abstrak : Perencanaan pembangunan Ruas Jalan Bangkingan – Jalan Kebraon merupakan jalan alternatif dari Kota Baru Driyorejo menuju ke Karang Pilang Kota Surabaya. Perencanaan pembangunan tersebut mengakibatkan terjadinya peningkatan volume kendaraan dan diikuti pula oleh penyempitan beberapa ruas jalan. Selain itu peningkatan volume kendaraan dapat terjadi seiring dengan pertambahan penduduk dan perkembangan pembangunan pada suatu wilayah. Sehingga dapat mengakibatkan kelebihan kapasitas jalan yang berakibat pada kerusakan jalan penting dilakukan perencanaan peningkatan jalan berupa perkerasan kaku di ruas Jalan Bangkingan – Jalan Kebraon agar mampu menahan beban dan umur rencana jalan menjadi lebih lama. Pada perencanaan rigid pavement ini digunakan metode AASHTO 1993.Berdasarkan dari perhitungan analisa kapasitas jalan direncanakan jalan 2/2 TT dengan lebar jalan 10 meter. Nilai Derajat Kejenuhan (DS) dari tahun 2021-2042 berada pada nilai lebih kecil dari 0,85 yang mampu menampung arus lalu lintas hingga 21 tahun, sedangkan untuk tahun 2043-2061 diketahui nilai DS lebih besar dari 0,85 yang berarti tidak dapat menampung arus lalu lintas hingga umur rencana. Maka disimpulkan perlu pengurangan kendaraan dengan melakukan pembatasan jam padat untuk kendaraan truk 2 sumbu dan truk 3 sumbu. Hasil perhitungan lain mengenai tebal perkerasan kaku didapatkan tebal perkerasan 32 cm dengan lapisan base 15 cm. Sementara, untuk sambungan dowel berdiameter 38 mm dengan panjang 450 mm, dan jarak 300 mm. Sambungan memanjang batang pengikat tie bars berdiameter 13 mm dengan panjang 650 mm dengan jarak batang pengikat 600 mm. Tulangan memanjang diameter 12-250 mm. Tulangan melintang diameter 12-250 mm. Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan perkerasan kaku diketahui anggaran pembangunan sebesar Rp. 73.215.609.000,00 (Tujuh Puluh Tiga Milyar Dua Ratus Lima Belas Juta Enam Ratus Sembilan Ribu Rupiah) Kata Kunci : Perkerasan Kaku, PKJI 2014, metode AASHTO 1993
ANALISA RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI SIDOARJO JATIM Ilham Prayogi; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v8i1.1025

Abstract

Abstrak: Dalam setiap pembangunan proyek perumahan selalu ada risiko yang tidak menutup kemungkinan dapat terjadi, seperti risiko kesehatan dan keselamtan kerja yang dapat terjadi saat pelaksanaan konstruksi. Sehingga dalam pembangunan suatu proyek pasti terjadi kendala yang menyebabkan kerugian ataupun keterlambatan. Bahkan berhentinya kegiatan konstruksi yang disebabkan oleh factor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa risiko yang paling dominan yang mempengaruhi proses  pembangunang perumahan dengan menggunakan Metode Diagram Kartesius, Dari analisa-analisa tersebut juga dapat diprediksi risiko yang akan terjadi ke depannya berdasarkan pada probabilitas dan dampak. Metode Diagram Kartesius ini dipilih karena metode ini dianggap mudah dalam menganalisa data dapat mengukur skala dari yang terkecil ke yang terbesar. Data Primer penelitihan diperoleh dengan pengisian kuisioner oleh pihak pihak yang yang terlibat dalam proyek pembangunan perumahan King Safira 1, King Safira 2, Safira Garden, dan Amarta Safira di Sidoarjo yang berjumlah 30 responden. Hasil analisa pada penelitian ini menunjukkan bahwa risiko  kesehatan dan keselamatan kerja, yang paling dominan yang terjadi pada proyek menurut variabel adalah risiko manajemen dan kesalahan desain. Sedangkan menurut indikator paling dominan adalah tidak tersedianya alat pelindung diri dari menejemen proyek. Kata Kunci : Analisa Risiko, Diagram Kartesius, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja
PERCEPATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK TERHADAP BIAYA KONTRAKTOR (Studi Kasus : Proyek Kozko Citraland Surabaya) Dicky Dwi Saputra; Miftahul Huda; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Vol 8, No 3 (2020): Volume 8: No. 3: 2020
Publisher : axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v8i3.1418

Abstract

Abstrak: Pada percepatan waktu  pelaksanaan suatu proyek merupakan salah satu komponen yang harus dilakukan agar efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan proyek dapat tersistem dengan baik, sehingga tidak terjadi keterlambatan terhadap pengerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas jaringan kerja dengan bantuan aplikasi Microsoft Project dan mendreskripsikan mengenai efektivitas waktu percepatan dan efisiensi biaya pelaksanaan proyek dengan melakukan analisa metode crash program dengan penambahan  jam kerja lembur. Proyek pembangunan Kozko Citraland Surabaya penyelesaiannya bisa lebih cepat dari waktu normal 366 hari menjadi 334 hari dan didapatkan efisiensi waktu pengerjaan proyek 8,74persen dengan selisih percepatan 32 hari kerja, dengan menggunakan percepatan diperoleh biaya optimal sebesar Rp 41.666.300.914 dari biaya normal Rp.41.690.000.000 untuk efisiensi biaya adalah 0,06 persen dengan selisih biaya adalah Rp 23.699.086.  Kata kunci: Microsoft Project, Crash Program, Jam Lembur.
EVALUASI SENSITIVITAS KETERLAMBATAN DURASI PADA PROYEK GEDUNG UPT K3 SURABAYA DENGAN METODE CPM Andry Hermawan; Siswoyo Siswoyo
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Nomor 3, Tahun 2019
Publisher : axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v7i3.773

Abstract

Abstrak : Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki jangka waktu dalam penyelesaiaannya.Sensitivitas dalam proyek konstruksi dibutuhkan untuk memperbaiki cara pelaksanaan proyek danmengurangi risiko terjadinya keterlambatan yang berdampak pada kerugian. Perencanaan danpenjadwalan pada proyek konstruksi terkait dengan waktu, biaya, dan mutu yang disyaratkan. Dimanakeseimbangan ketiga aspek tersebut adalah merupakan tujuan utama yang perlu dicapai dalam proyekkonstruksi. Pada pengerjaan proyek pembangunan Lanjutan / Rehab Gedung Depan UPT K3 – DukuhMenanggal Surabaya yang memiliki kegiatan berulang digunakan metode CPM menggunakan programbantu MS Project 2013 dengan untuk mengetahui jalur kritis. Dari penerapan metode CPM yangdigunakan diperoleh hasil penyelesaian proyek dari durasi total perencanaan proyek yang sebelumnya 90hari menjadi 84 hari (lebih cepat 6 hari), dengan total biaya keseluruhan sebelumnya Rp. 1.405,984.000.meningkat menjadi Rp. 1.408.846.255. Pengendalian dengan cara melakukan lembur selama 2 jam/hariadalah langkah yang tepat untuk mengatasi masalah keterlambatan.Kata Kunci : CPM, Penjadwalan, MS Project 2013