Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan memerlukan website yang baik untuk melakukan penyampaian informasi dan layanan kepada masyarakat. Proses evaluasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas website. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pengguna saat mengakses website tersebut sehingga menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas website Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan. Sampel dari penelitian ini meliputi 400 responden yang didapatkan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) yang memiliki 6 variabel yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Dari hasil uji validitas diperoleh bahwa 26 indikator valid. Dari hasil uji reliabilitas diperoleh bahwa instrumen penelitian reliabel. Dari hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa variabel daya tarik (mean, 1.180), kejelasan (mean, 1.125), efisiensi (mean, 1.022), ketepatan (mean, 1.227), dan stimulasi (mean, 0.969) mendapatkan nilai evaluasi yang positif, sedangkan pada variabel kebaruan (mean, 0.376) mendapatkan evaluasi yang netral. Untuk meningkatkan nilai mean peneliti memberikan rekomendasi perbaikan yaitu pengelola diharapkan mampu menyediakan fasilitas tanya jawab yang interaktif untuk menunjang hubungan antara user website dengan instansi. Dengan adanya hal tersebut user akan sering memanfaatkan layanan sehingga mampu meningkatkan variabel kebaruan sekaligus diharapkan mampu meningkatkan kualitas website Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan.