Setiap akan mengajar, guru perlu membuat persiapan mengajar dalam rangka melaksanakan sebagian dari rencana bulanan dan rencana tahunan. Guru harus memahami benar tentang tujuan mengajar, secara khusus memilih dan menentukan metode mengajar sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, cara memilih, menentukan dan menggunakan alat peraga, cara membuat tes dan menggunakannya, dan pengetahuan tentang alat-alat evaluasi. Penelitian berdasarkan permasalahan, (a) Apakah pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas berpengaruh terhadap hasil belajar Pengetahuan Sosial? b) Bagaimanakah pengaruh pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar siswa? Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap hasil belajar Pengetahuan Sosial. (b) Untuk mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar Pengetahuan Sosial siswa kelas V SD Negeri 12 Koto Gadang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 12 Koto Gadang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (52,95%), siklus II (64,70%), siklus III (88,23%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran terstruktrur dengan pemberian tugas dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SD Negeri 12 Koto Gadang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Pengetahuan Sosial.