Muchammad Rizal Al-Annur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BUDAYA WETON DI DESA CARANGREJO Muchammad Rizal Al-Annur; Muslimin .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan merupakan segala sesuatu yang bersifat komplek yang meliputi kepercayaan, kesenian, moral. Dalam pelaksanaan budaya, masing masing daerah memiliki budaya atau tradisi tersendiri, adat Jawa yang memiliki budaya atau tradisi yang dapat menentukan nasib seseorang dimasa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Kondisi masyarakat desa, (2) Bentuk bentuk kepercayaan masyarakat pada hitungan weton, (3) Dampak kepercayaan perhitungan weton pada kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Kondisi masyarakat desa yang ada di desa CarangRejo rata rata, memiliki (a) tingkat pendidikan yang masih sama pada umumnya rata rata tamat sekolah jenjang SMA, (b) tingkat pekerjaan masyarakat, rata rata dalam aspek pertanian , (c) memiliki moto, “Makaryo Mbangun Deso” yang berarti untuk mewujudkan desa yang berkembang dan maju, (2) bentuk bentuk kepercayaan masyarakat pada hitungan weton  antara lain (a) masyarakat percaya hitungan weton dapat dijadikan sebagai penentu perkawinan dan perjodohan, (b) kegiatan hajatan pada bancaan weton . (3) dampak perhitungan weton pada kehidupan mkasyarakat: terdapat dampak (a) positif, mendapatkan berkah keselamatan jika melakukannya (b) negative, akan mendatangkan malapetaka atau permasalahan yang datang secara langsung mapun bertahap. Manfaat dari penelitian ini, dapat memberikan pengetahuan lebih terkait adat weton peninggalan nenek moyang, dan masyarakat tidak semena-mena terhadap budaya peninggalan nenek moyang, khususnya adat perhitungan weton