Isah Fitriani
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERATUR REVIEW: IMPLEMENTASI PROGRAM BINA KELUARGA LANSIA GUNA MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Isah Fitriani; Lina Handayani
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 9, No 4 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v9i4.4516

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 membawa banyak perubahan yang signifikan termasuk sistem soal dan kesehatan. Salah satu acuan bagi arah kebijakan Kementerian Kesehatan RI adalah kesinambungan dalam implementasi pendekatan pelayanan kesehatan yang berlaku di seluruh tahapan siklus hidup manusia sejak dalam kandungan hingga dewasa tua (lanjut usia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Bina Keluarga Lansia berdasarkan teori George C. Edward III dalam meningkatkan ketahanan keluarga di masa Pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka melalui analisis artikel yang relevan dengan topik penelitian dengan rentang penerbitan tahun 2012-2022. Basis data yang digunakan untuk mengumpulkan literatur adalah google scholar dengan kata kunci “implementasi kebijakan”, “BKL” dan “ketahanan keluarga”. Peneliti menemukan sebanyak 1.780 artikel yang kemudian diinklusi menjadi 7 artikel yang relevan.  Dari ketujuh artikel tersebut dapat diketahui bahwa program Bina Keluarga Lansia (BKL) di Indonesia mengalami penurunan partisipasi dan kinerja yang cukup signifikan. Kendati demikian, program BKL masih bisa berjalan di beberapa wilayah Indonesia karena memiliki sikap pelaksana yang baik sehingga keterbatasan sumber daya maupun faktor lainnya dapat diatasi. Di lapangan, rangkaian kegiatan BKL dilaksanakan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, fisik, skrining kesehatan, dan lain sebagainya. Dengan demikian, apabila peran BKL bisa dimaksimalkan, maka ketahanan keluarga akan meningkat terutama selama masa Pandemi COVID-19. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, BKL, Ketahanan Keluarga ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has brought about many significant changes, including the question and health system. One of the references for the policy direction of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia is the continuity in the implementation of a health service approach that applies at all stages of the human life cycle from in the womb to old adulthood (elderly). This study aims to determine the implementation of the Elderly Family Development program based on George C. Edward III's theory in increasing family resilience during the COVID-19 Pandemic. The method used is a literature review through analysis of articles relevant to the research topic with a publishing range of 2012-2022. The database used to collect literature is Google Scholar with the keywords "policy implementation", "BKL" and "family resilience". Researchers found as many as 1,780 articles which were then included into 7 relevant articles. From the seven articles, it can be seen that the Elderly Family Development (BKL) program in Indonesia experienced a significant decrease in participation and performance. Nevertheless, the BKL program can still run in several parts of Indonesia because it has a good attitude of implementers so that limited resources and other factors can be overcome. In the field, a series of BKL activities are carried out in various social, physical, health screening activities, and so on. Thus, if the role of BKL can be maximized, then family resilience will increase, especially during the COVID-19 pandemic. Keywords: Policy Implementation, BKL, Family Resilience