Wella Anggraini
STIKES Bakti Utama Pati

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Sekolah Menengah Atas Mai Revi; Wella Anggraini; Warji
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 1 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i1.219

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah status gizi. Status gizi dipengaruhi secara langsung oleh asupan makanan dan penyakit infeksi. Asupan gizi yang sangat mempengaruhi pertumbuhan, fungsi organ tubuh yang menyebabkan terganggunya fungsi reproduksi dan akan berdampak pada gangguan siklus menstruasi. Studi pendahuluan di SMA N 1 Mori Atas  yang dilakukan terhadap 15 siswi, sebanyak 4 siswi dengan status gizi kurang mengalami siklus menstruasi normal dan tidak normal 26,7%,  sebanyak 8 siswi dengan status gizi normal mengalami siklus menstruasi normal dan tidak normal 53,3% dan sebanyak 3 siswi dengan status gizi gemuk mengalami siklus menstruasi normal 20%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi remaja putri di SMA N 1 Mori Atas. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 103 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 82 siswi. Analisa menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi di SMA N 1 Mori Atas dengan p value 0,241.  Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi di SMA N 1 Mori Atas.
PENGARUH MOBILISASI DINI DANA SENAM NIFAS TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU NIFAS Wella Anggraini
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): The Shine Cahaya Dunia Kebidanan
Publisher : Lppm Unan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kematian ibu yang disebabkan karena proses setelah melahirkan menjadi penyebab sebesar 60%,  jumlah tersebut, 50% terjadi pada 24 jam setelah melahirkan, yang disebabkan karena perdarahan dan infeksi (Prawihardjo, 2008). Involusi uterus yaitu suatu  proses kembalinya rahim dalam kondisi semula sebelum kehamilan. Berdasarkan penelitian oleh Anggraini dan Savitri (2021), terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi proses involusi uterus, antara lain mobilisasi dini, aktivitas fisik setelah melahirkan, status nutrisi, menyusui, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, serta pemberian ASI segera setelah persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh ibu nifas yang melakukan mobilisasi dini dan senam nifas terhadap proses involusi uterus. Metode:  Penelitian ini menggunakan metode quasieksperiment dengan menggunakan pretest posttest with control group design. Penelitian ini menggunakan subjek ibu nifas normal. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 orang untuk kelompok intervensi dan 15 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Mann Whitney Hasil: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil, bahwa mobilisasi dini dan senam nifas berpengaruh terhadap involusi uterus yaitu p value = 0,008 < dari α = 0,05. Kesimpulan:  mobilisasi dini dan senam nifas memiliki pengaruh terhadap involusi uterus pada ibu nifas di Puseksmas Jakenan Pati. Berdasarkan penelitian ini peneliti memberikan saran pada ibu nifas untuk melakukan mobilisasi dini dan senam nifas untuk mempercepat proses involusi uterus
PENGARUH PIJAT OKETANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS Wella Anggraini
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang:  Rendahnya produksi Air Susu Ibu merupakan hambatan utama dalam pencapaian target Air Susu Ibu eksklusif yang dapat diatasi melalui berbagai intervensi non-farmakologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pijat oketani terhadap peningkatan produksi Air Susu Ibu pada ibu nifas Metode:  penelitian menggunakan desain pra eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test yang melibatkan 30 responden ibu nifas menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Intervensi pijat oketani dilakukan selama satu bulan dengan frekuensi dua kali seminggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data tidak normal. Hasil:  penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan produksi Air Susu Ibu sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value 0,001. Sebelum intervensi 56,6% responden mengalami produksi Air Susu Ibu kurang, setelah intervensi hanya 4,3% yang masih mengalami produksi kurang dengan tingkat keberhasilan 92,3%. Kesimpulan:  Pijat oketani terbukti efektif meningkatkan produksi Air Susu Ibu melalui stimulasi otot pectoralis dan efek relaksasi yang mendukung pelepasan hormon oksitosin
PENGARUH SENAM DISMENOREA TERIIADAP TINGKAT NYERI DISMENOREA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BAKTI UTAMA PATI Wella Anggraini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7 No 2 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/x4aw0j30

Abstract

Latar Belakang: Dismenore adalah nyeri pada perut bagian bawah yang dirasakan pada saat menstruasi dan dapat bersifat primer atau sekunder akibat adanya peningkatan hormon prostaglandin yang mengakibatkan otot uterus berkontraksi. Dari data yang didapat sekitar 50% wanita mengalami dismenore selama menstruasi sehingga membuat mereka tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari selama 1-3 hari setiap bulannya (Reeder & Martin, 2011). Ada beberapa manajemen nyeri untuk mengatasi dismenore, salah satunya adalah senam dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh senam dismenore terhadap tingkat nyeri dismenore pada Mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain Quasy eksperimental dengan pendekatan non equivalent control group. Sampling dengan total sampling. Hasil: hasil uji levene test didapatkan hasil bahwa ada pengaruh yang signifikan senam dismenore terhadap penurunan dismenore mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati dengan nilai p-value 0,006. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan senam dismenore terhadap penurunan dismenore mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati.