Yurida Olviani
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAMILY SUPPORT ON BLOOD SUGAR CONTROL COMPLIANCE WITH DIABETES MELLITUS PATIENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Yurida Olviani; Dellya Novita
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i2.369

Abstract

AbstrakDiabetes tidak hanya menyebabkan kematian premature di seluruh dunia. Penyakit ini juga menjadi penyebab utamakebutaan, penyakit jantung dan gagal ginjal. Data terbaru yang dipublikasikan dalam IDF Diabetes Atlas edisi ke-9 tahun2019 menunjukkan bahwa 463 juta orang dewasa (20-79 tahun) saat ini hidup dengan diabetes. Covid-19 yang menjadipandemi global sejak ditetapkan oleh WHO pada awal maret 2020 telah memberikan dampak yang besar bagi negara diseluruh dunia. Dukungan keluarga berperan penting dalam memotivasi penderita Diabetes mellitus dalam melakukanterapi dan pengobatan. Dimasa pandemi covid-19 diharapkan dukungan keluarga masih tetap baik untuk mempertahankankualitas hidup penderita Diabetes Mellitus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasi yang dimanamenggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 126 dan sampel 96 responden yang dilakukan selama bulanJuni 2021. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid-19, hasil dibuktikan dengan ujistatistik chi square didapatkan nilai p value= 0.000. Sehingga, disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid, tetapi kedua variabelmenunjukkan arah yang berbeda.Kata kunci: Diabetes Mellitus, pandemic COVID-19, dukungan keluarga, kontrol gula darah, kepatuhan
The Relationship Between Body Image Disorders And Stress Levels In Cancer Patients Undergoing Chemotherapy At Banjarmasin Hospital Yurida Olviani; Anita Karomah
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal eduHealth, Periode Januari-Maret, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.605 KB)

Abstract

Cancer is a non-communicable disease which is a public health problem. One of the procedures often used in cancer treatment is chemotherapy. Chemotherapy has physical and psychological side effects. The results of a preliminary study at Banjarmasin Hospital on 9 respondents and found that 5 of them often felt restless, anxious, and experienced baldness due to the effects of chemotherapy. To find out the relationship between body image disturbance and stress levels in cancer patients at Banjarmasin Hospital in 2019. This study used a quantitative method, cross sectional design. The sample consisted of 28 cancer patients undergoing chemotherapy at Banjarmasin Hospital, who were taken by porpusive sampling method. Data were analyzed using the Spearman rho test. The results showed that body image disturbance in cancer patients was moderate (64%) with a severe stress level category (43%). There is a significant correlation between body image disturbance and stress levels and the strength of the relationship is moderate.  
Hubungan Lama Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Pada Pasien Anak Penderita Ispa Di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Wilda Nur Jannah; Yosra Sigit Pramono; Yurida Olviani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.336

Abstract

dapat menimbulkan perasaan tidak aman. Peran orang tua tidak terputus bagi anak saat mereka berada di Rumah Sakit pada kenyataannya, anak akan lebih membutuhkan peran orang tua dalam situasi ini daripada saat mereka tidak sakit. Tentu saja, hal itu memengaruhi kesehatan mental orang tua ketika mereka menanyakan kondisi anak mereka saat mereka menerima perawatan jika anak tersebut menunjukkan tandatanda ketidaknyamanan, kegelisahan, tangisan, atau kerewelan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi penelitian ini 368 orang tua yang anaknya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil berjumlah 79 responden. Analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p value (0,001) < (0,05) dapat disimpulkan adanya hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya perawat yang ada diruangan merak agar bisa memberikan penjelasan kepada orang tua terkait lama perawatan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita anak.