Joni Tapingku
IAKN Toraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perayaan Sabat pada Gereja Masa Kini: Kajian Living Theology Ulangan 5: 12-15 Joni Tapingku
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 19 No. 1 (2023): Edisi Jurnal Vol. 19 No.1 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ajaran Sabat secara teologis dalam Ulangan 5:12-15, dan bagaimana Gereja masa kini mempraktikkannya menjadi hari Minggu, dan larangan untuk beraktivitas apa pun pada hari Sabat. Untuk menjawab fokus penelitian ini, penelitian ini menggunakan pendekatan hermeunetika dengan interpretasi teks atau makna tertulis untuk mendapatkan makna dari teks keagamaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gereja masa kini mempraktikkan Sabat secara praktis menjadi hari Minggu karena argumen-argumen berikut. Pertama, Sabat dalam perspektif teks Ulangan 5:12-15 adalah Sabat merupakan hari yang diberkati Tuhan, namun yang dimaksud bukanlah 'harinya' yang berdurasi 24 jam, melainkan inti Sabat itu sendiri, yakni perhentian. Sehingga dipindah ke hari Minggu pun tetap relevan. Kedua, Sabat adalah hari untuk mengingat pembebasan Allah kepada umat-Nya. Kata Kunci: Sabat, Ulangan 5:12-15, Gereja Masa Kini Abstract: The purpose of this study is to analyze the theological teachings of the Sabbath in Deuteronomy 5:12-15, and how the Church today practices it to become Sunday, and prohibits any activity on the Sabbath. To answer the focus of this research, this study uses a hermeneutical approach with text interpretation or written meaning to get meaning from religious texts. This type of research is library research. The results of the research show that the modern Church practices Sabbath practically as Sunday because of the following arguments. First, the Sabbath in the perspective of the text of Deuteronomy 5:12-15 is the Sabbath is a day blessed by God, but what is meant is not the 'day' which lasts 24 hours, but the essence of the Sabbath itself, namely rest. So moving to Sunday is still relevant. Second, the Sabbath is a day to remember God's deliverance to His people. Keywords: Sabbath, Deuteronomy 5:12-15, The Church Today