Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Studi Analisis Ka’idah “Al-Ibrah bi Khusus Al-Sabab la bi Umum Al-Lafdhi” dan Implikasinya terhadap Sikap Moderasi Beragama Zumrodi Zumrodi
Jurnal Penelitian Vol 16, No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v16i1.14584

Abstract

Pesan-pesan yang ada di dalam Al-Qur’an dan Hadits ini masih dalam bentuk garis-garis besar. Oleh karena itu Al-Qur’an dan Hadits membutuhkan suatu penafsiran dan penjelasan agar petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya bisa dioperasionalkan dan diaktualisasikan. Suatu penafsiran atau penjelasan terhadap Al-Qur’an dan Hadits membutuhkan teori-teori atau kaidah-kaidah keilmuan. Salah satu kaidah pemahaman Al-Qur’an dan Hadits adalah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-lafdhi” (yang menjadi patokan untuk memahami Al-Qur’an dan Hadits adalah sebab khusus yang melatar belakangi munculnya teks, bukan atas dasar keumuman lafadh). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaidah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-Lafdhi” dan implikasinya terhadap sikap moderasi beragama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode dan pendekatan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis konten (content analysis). Sedangkan sumber datanya meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primernya adalah buku yang membahas ka’idah penafsiran. Sedang sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir, jurnal, dan buku-buku yang ada relevansinya dengan penelitian. Adapun temuan dalam penelitian ini, bahwa pemahaman teks Al-Qur’an dan Hadits mutlak memerlukan ka’idah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-Lafdhi”. Dengan pengaplikasia ka’idah ini pemaknaan teks Al-Qur’an dan Hadits bisa menjadi benar dan akan berakibat terbentuknya perilaku agama yang moderat.
The Prophetic Education Values on Surah al-’Alaq Zumrodi Zumrodi
ADDIN Vol 15, No 2 (2021): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v15i2.14480

Abstract

The Qur’an, the last book that was revealed to the Prophet Muhammad, contains instructions that regulate all aspects of human life. The Qur’an not only regulates the affairs of the hereafter or ritual worship, but the Qur’an also regulates world affairs or social worship. One of the most important matters that the Qur’an pays attention to is the issue of education. This study aims to explore the five components of prophetic in education contained in Surat al-’Alaq. This type of research is library research using descriptive qualitative methods. The analysis used is content analysis, namely by analyzing the contents of the texts which are research data. While the data sources include primary data sources and secondary data sources. The primary data sources are the interpretation of al-Munir by Wahbah az-Zuhaili and the interpretation of al-Mishbah by Quraish Shihab. While the secondary data includes various books of interpretation, journals and other books that are relevant to the research. As for the findings, that the components of education contained in the Surah al-’Alaq: First, Allah SWT as an educator. Second, Prophet Muhammad SAW as a student. Third, educational materials that are not dechotomous. Fourth, the method of education with habituation and repetition. Fifth, educational media has a very important meaning. In Surah al-’Alaq it is called “al-Qalam” or writing tools.
The Prophetic Education Values on Surah al-’Alaq Zumrodi Zumrodi
ADDIN Vol 15, No 2 (2021): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v15i2.14480

Abstract

The Qur’an, the last book that was revealed to the Prophet Muhammad, contains instructions that regulate all aspects of human life. The Qur’an not only regulates the affairs of the hereafter or ritual worship, but the Qur’an also regulates world affairs or social worship. One of the most important matters that the Qur’an pays attention to is the issue of education. This study aims to explore the five components of prophetic in education contained in Surat al-’Alaq. This type of research is library research using descriptive qualitative methods. The analysis used is content analysis, namely by analyzing the contents of the texts which are research data. While the data sources include primary data sources and secondary data sources. The primary data sources are the interpretation of al-Munir by Wahbah az-Zuhaili and the interpretation of al-Mishbah by Quraish Shihab. While the secondary data includes various books of interpretation, journals and other books that are relevant to the research. As for the findings, that the components of education contained in the Surah al-’Alaq: First, Allah SWT as an educator. Second, Prophet Muhammad SAW as a student. Third, educational materials that are not dechotomous. Fourth, the method of education with habituation and repetition. Fifth, educational media has a very important meaning. In Surah al-’Alaq it is called “al-Qalam” or writing tools.
Studi Analisis Ka’idah “Al-Ibrah bi Khusus Al-Sabab la bi Umum Al-Lafdhi” dan Implikasinya terhadap Sikap Moderasi Beragama Zumrodi Zumrodi
Jurnal Penelitian Vol 16, No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v16i1.14584

Abstract

Pesan-pesan yang ada di dalam Al-Qur’an dan Hadits ini masih dalam bentuk garis-garis besar. Oleh karena itu Al-Qur’an dan Hadits membutuhkan suatu penafsiran dan penjelasan agar petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya bisa dioperasionalkan dan diaktualisasikan. Suatu penafsiran atau penjelasan terhadap Al-Qur’an dan Hadits membutuhkan teori-teori atau kaidah-kaidah keilmuan. Salah satu kaidah pemahaman Al-Qur’an dan Hadits adalah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-lafdhi” (yang menjadi patokan untuk memahami Al-Qur’an dan Hadits adalah sebab khusus yang melatar belakangi munculnya teks, bukan atas dasar keumuman lafadh). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaidah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-Lafdhi” dan implikasinya terhadap sikap moderasi beragama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode dan pendekatan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis konten (content analysis). Sedangkan sumber datanya meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primernya adalah buku yang membahas ka’idah penafsiran. Sedang sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir, jurnal, dan buku-buku yang ada relevansinya dengan penelitian. Adapun temuan dalam penelitian ini, bahwa pemahaman teks Al-Qur’an dan Hadits mutlak memerlukan ka’idah “Al-Ibrah bi khusus al-Sabab la bi umum al-Lafdhi”. Dengan pengaplikasia ka’idah ini pemaknaan teks Al-Qur’an dan Hadits bisa menjadi benar dan akan berakibat terbentuknya perilaku agama yang moderat.
KOMUNIKASI EFEKTIF (STUDI PEMIKIRAN WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM TAFSIR AL-MUNIR) Zumrodi Zumrodi
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i1.689

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial, oleh karena itu  butuh berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia yang lain. Namun tidak semua manusia bisa berkomunikasi dengan baik. Al-Qur’an merupakan kitab petunjuk yang mengatur segala aspek kehidupan manusia yang termasuk di dalamnya tentang komunikasi. Penelitian ini ingin mengeksplorasi pemikiran Wahbah Az-Zuhaili tentang komunikasi efektif dalam tafsir “Al-Munir” yang  difokuskan pada penafsiran  term : qaulan baligha, qaulan ma’rufa, qaulan karima, qaulan sadida dan qaulan maisura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode  kualitaf deskriptif dan analisis konten (content analysis). Adapun sumber datanya meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primernya kitab tafsir Al-Munir, sedangkan sumber  data sekunder  meliputi: kitab-kitab tafsir, jurnal dan berbagi buku yang ada relevansinya. Adapun temuan-temuannya: pertama, qaulan baligha adalah kata-kata yang dapat berpengaruh dalam hati. Kedua, qaulan ma’rufa adalah kata-kata yang patut, benar dan baik. Ketiga, qaulan maisura adalah kata-kata yang pantas dan lembut. Keempat, qaulan sadida, adalah kata-kata yang benar dan lurus. Kelima, qaulan layina adalah kata-kata lembut. Keenam, qaulan kariman adalah kata-kata yang baik disertai penghormatan pada penerima pesan.Kata Kunci : Wahbah, Komunikasi Efektif.
KOMUNIKASI EFEKTIF (STUDI PEMIKIRAN WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM TAFSIR AL-MUNIR) Zumrodi Zumrodi
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i1.689

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial, oleh karena itu  butuh berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia yang lain. Namun tidak semua manusia bisa berkomunikasi dengan baik. Al-Qur’an merupakan kitab petunjuk yang mengatur segala aspek kehidupan manusia yang termasuk di dalamnya tentang komunikasi. Penelitian ini ingin mengeksplorasi pemikiran Wahbah Az-Zuhaili tentang komunikasi efektif dalam tafsir “Al-Munir” yang  difokuskan pada penafsiran  term : qaulan baligha, qaulan ma’rufa, qaulan karima, qaulan sadida dan qaulan maisura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode  kualitaf deskriptif dan analisis konten (content analysis). Adapun sumber datanya meliputi sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primernya kitab tafsir Al-Munir, sedangkan sumber  data sekunder  meliputi: kitab-kitab tafsir, jurnal dan berbagi buku yang ada relevansinya. Adapun temuan-temuannya: pertama, qaulan baligha adalah kata-kata yang dapat berpengaruh dalam hati. Kedua, qaulan ma’rufa adalah kata-kata yang patut, benar dan baik. Ketiga, qaulan maisura adalah kata-kata yang pantas dan lembut. Keempat, qaulan sadida, adalah kata-kata yang benar dan lurus. Kelima, qaulan layina adalah kata-kata lembut. Keenam, qaulan kariman adalah kata-kata yang baik disertai penghormatan pada penerima pesan.Kata Kunci : Wahbah, Komunikasi Efektif.