Setyo Sri Rahardjo
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Formula Jamu Anti-Alergi Terhadap Kualitas Hidup Pasien Rinitis Alergi di Klinik Hortus Medicus Tawangmangu Fajar Novianto; Zuraida Zulkarnain; Agus Triyono; Danang Ardiyanto; Ulfa Fitriani; Peristiwan Ridha Widhi Astana; Ulfatun Nisa; Setyo Sri Rahardjo
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 19 No 1 (2021): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v19i1.939

Abstract

Allergies are health problems that can affect a person’s quality of life. It is currently unknown whether the use of anti-allergic herbs can improve the quality of life for allergic patients. The purpose of this study was to determine the effect of giving anti-allergic herbs on the quality of life of patients with allergic rhinitis at the Tawangmangu Hortus Medicus Clinic. The design of this research was a pre-post treatment quasi experimental. A total of 55 subjects were given anti-allergic herbal decoction consisting of sembung, javanese chilies, ginger, and nut grass for 4 weeks and drunk 3 times a day. Before the study and on day 28th, the subjects were examined for quality of life using the Short Form-36. The results were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that there was a significant increase in quality of life between before and after drinking anti-allergic herbal medicine (p<0.05), especially for the dimensions of physical function, energy and general health. The conclusion is that anti-allergic herbs can improve the quality of life for allergic rhinitis patients.
YODIUM SERUM, KADAR THYROID STIMULATING HORMONE (TSH) DAN FREE THYROXINE (FT4) PADA PENYAKIT HIPERTHIROID: Iodine Serum, Thyroid Stimulating Hormone (TSH) Level And Free Thyroxine (FT4) On Hyperthyroidism Husnul Khatimah; Setyo Sri Rahardjo; Ferliani Fransisca Sa’pang
Media Gizi Pangan Vol 33 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v33i1.1503

Abstract

Hipertiroid adalah kelainan patologis akibat sekresi hormon tiroid secara berlebihan yang ditandai dengan serapan yodium radioaktif yang normal atau tinggi. Prevalensi kejadian hipertiroid di Indonesia berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 sebesar 0,4% dan berdasarkan data laporan tahunan Balai Litbang Kesehatan Magelang (2019), 332 (50%) pasien terdiagnosa hipertiroid dari total pasien yang melakukan pemeriksaan. Yodium merupakan zat gizi yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan thyroxin (T4, pro-horman) dan triiodotironim (T3, hormon aktif) yang berperan dalam pembentukan hormon tiroid pada sel folikel tiroid. Maka dari itu, yodium yang cukup sangat diperlukan dalam mempertahankan fungsi tiroid tetap sehat. Salah satu metode untuk mengetahui status yodium melalui pemeriksaan yodium serum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar yodium serum dengan kadar Thyroid Stimulating Hormone (TSH)  dan Free Thyroxine (FT4) pada penyakit hipertiroid. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang pada 50 pasien hipertiroid di Balai Litbang Kesehatan Magelang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi serta sebelumnya telah menandatangani inform consent. Analisis kadar yodium serum dengan metode Spektrofotometri dan untuk kadar serum TSH dan FT4 dengan metode ELISA yang dianalisis di laboratorium Balai Litbang Kesehatan Magelang. Rata-rata kadar yodium serum, TSH dan FT4  sampel masing-masing sebesar 75,14 µg/L, 0,23 µIu/mL dan 2,61 ng/dL. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara yodium serum dengan kadar FT4 pasien hipertiroid (r=0.476; p=0,001). Sedangkan dengan kadar TSH tidak berhubungan secara signifikan (r= -0.275; p=0,053). Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar yodium serum dan FT4 pada pasien hipertiroid, sedangkan untuk kadar TSH tidak ada hubungan yang bermakna.