Yuliana Yuliana
Program Magister Administrasi Publik Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI (P3-TGAI) OLEH BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI SUMATERA VIII DI KOTA PALEMBANG Desi Rahmawati; Yuliana Yuliana; Ricih Ricih; Rusmiyati Rusmiyati; Yeni Susanti
Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) مجلد 5 عدد 1 (2020): Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) (September 2022)
Publisher : MAP Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jiask.v5i1.113

Abstract

Pembangunan pada era sekarang telah menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu program pembangunan yang menggunakan pendekatan pemberdayaan adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program Kementerian PUPR dalam upaya peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani. Program terlaksana dengan membuat Saluran Irigasi di Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengambilan data dengan cara wawancara serta observasi. Penelitian ini diarahkan untuk dapat mengetahui, memahami tentang serta mendeskripsikan keadaan yang sebenarnya dilapangan secara rinci dan aktual tentang Implementasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sesuai SE No.02/SE/D/2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi di Kelurahan Pulokerto Kota Palembang berupa proyek yang terdapat beberapa tahap yaitu persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan evaluasi serta penyerahan hasil program. Faktor yang mendukung progam ini adalah tenaga pendamping masyarakt, lokasi yang memadai, gotong royong, peran pemerintah. Faktor pengambatan sulitnya menuju lokasi, lambatnya pencairan dana, kurang pengetahuan masyarakat mengenai Program P3-TGAI, serta faktor cuaca. Hasil program P3TGAI diserahkan kepada masyarakat berupa saluran irigasi yang dikerjakan oleh P3A dan masyarakat setempat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI (P3-TGAI) OLEH BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI SUMATERA VIII DI KOTA PALEMBANG Desi Rahmawati; Yuliana Yuliana; Ricih Ricih; Rusmiyati Rusmiyati; Yeni Susanti
Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) مجلد 5 عدد 1 (2022): Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan (JIASK) (September 2022)
Publisher : MAP Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jiask.v5i1.113

Abstract

Pembangunan pada era sekarang telah menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu program pembangunan yang menggunakan pendekatan pemberdayaan adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program Kementerian PUPR dalam upaya peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani. Program terlaksana dengan membuat Saluran Irigasi di Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Kota Palembang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengambilan data dengan cara wawancara serta observasi. Penelitian ini diarahkan untuk dapat mengetahui, memahami tentang serta mendeskripsikan keadaan yang sebenarnya dilapangan secara rinci dan aktual tentang Implementasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sesuai SE No.02/SE/D/2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi di Kelurahan Pulokerto Kota Palembang berupa proyek yang terdapat beberapa tahap yaitu persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan evaluasi serta penyerahan hasil program. Faktor yang mendukung progam ini adalah tenaga pendamping masyarakt, lokasi yang memadai, gotong royong, peran pemerintah. Faktor pengambatan sulitnya menuju lokasi, lambatnya pencairan dana, kurang pengetahuan masyarakat mengenai Program P3-TGAI, serta faktor cuaca. Hasil program P3TGAI diserahkan kepada masyarakat berupa saluran irigasi yang dikerjakan oleh P3A dan masyarakat setempat.