Sejatinya, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Berbasis Realitas pandemi covid 19 dapat diarahkan untuk Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Namun, sebelum diterapkan model PTM, perlu diketahui daya dukung dan kesiapan fisik, serta mental-spiritual para stakeholder. Penelitian ini berusaha mengtahui: (1) daya dukung lingkungan terhadap kesiapan PTM berbasis realitas untuk meningkatkan PPK di wilayah desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang (2) kesiapan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan SMKS NU Sunan Ampel Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang dalam menjalani PTM berbasis realitas untuk meningkatkan PPK. Populasi wilayah terbatas pada ruang lingkup Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, sedangkan populasi siswa sejumah 650 orang, dan populasi pendidik dan tenaga kependidikan sejumlah 42 orang. Jumlah sampel 87 orang siswa dan 30 orang guru beserta staf ditentukan dengan rumus slovin. Teknik sampling penelitian menggunakan proporsional random, sedangkan teknis pengambilan sampel dilakukan dengan cara undian. Instrumen kesiapan menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan batasan kesiapan mental responden (kognitif, afektif, & konatif) dalam menjalani PTM berbasis realita pandemi (adanya protokol kesehatan untuk mencegah hal yang tidak dikehendaki) dalam rangka memperkuat 5 karakter inti (religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas). Jumlah item kuesioner sebanyak 30 soal telah melalui uji validitas (rentang koefisien korelasi skor item-total 0,416 – 0,738 dengan signifikansi kurang dari 0,05). Kuesioner telah reliabel dengan nilai cronbach’s alpha based on standardized items (0,932) lebih dari nilai cronbach’s alpha (0,931). Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data kualitatif maupun kuantitatif. Kesimpulan menyimpulkan bahwa mayoritas siswa, guru dan staf SMKS NU Sunan Ampel cukup siap untuk menjalankan PTM berbasis realitas dalam rangka PPK. Kesiapan tersebut ditunjang oleh adanya daya dukung fasilitas umum kesehatan yang dimiliki Desa Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo. Fasilitas umum itu berupa: 4 poliklinik, 1 puskesmas utama, 6 posyandu, 1 polindes, 1 apotek, dan juga terdapat 6 orang dokter, dan 2 bidan yang mengabdi di wilayah itu. PTM berbasis realita untuk PPK oleh SMK NU Sunan Ampel sesuai dengan program PPK “Jati Diri-ku” yang telah dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka disarankan kepada para guru dan staff SMKS NU Sunan Ampel agar memberikan porsi pada penguasaan sof skill berupa 5 karakter positif dengan memposisikan pandemi covid 19 dan protokol kesehatan sebagai realita yang bermanfaat dalam PPK. Bagi siswa dan orang tua disarankan agar lebih memahami pandemi covid 19 dan protokol kesehatan sebagai upaya untuk mengkonstruksi, membentuk, dan menguatkan karakter positif yang dibutuhkan untuk memasuki dunia usaha-dunia industri.