Dinda Wulan Afriani, Dinda Wulan
STAIN Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BUDAYA PROFETIK DI PESANTREN SALAF Afriani, Dinda Wulan
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 11 No 2 (2013): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.257 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v11i2.81

Abstract

This paper reveals the prophetic culture in Islamic boarding school.The culture is implemented by kiai as the heir of prophet's knowledge.Kiai becomes the central figure who has some concepts which followsthe prophet's attitude. In boarding school there are also some values todo goodness, to live in harmony. There are seven patterns of life whichare in accordance with the prophet's attitude; modesty, togetherness, independenceand responsibility, consistence, discipline, and sincerity.
MASJID JAMI PITI LAKSAMANA MUHAMMAD CHENG HO PURBALINGGA: SIMBOL KEINDAHAN TOLERANSI DALAM AKULTURASI Afriani, Dinda Wulan
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol 12 No 1 (2014): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.76 KB) | DOI: 10.24090/ibda.v12i1.433

Abstract

Artikel ini menganalisis salah satu masjid unik di Indonesia yangterletak di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Masjid Laksamana Muhammad Cheng Ho Purbalingga merupakan salah satu dari tiga masjid Cheng Ho di Indonesia. Kehadiran masjid ini merupakan wujud simbol keindahan toleransi antar etnis dan budaya dalam sebuah akulturasi. Bentuk arsitektur masjid ini merupakan perpaduan dari budaya Islam- Tiongkok-Arab-Jawa. Keistimewaan masjid ini bukan hanya terletak pada bentuk arsitektur bangunan dan ragam hias arsitekturnya saja. Namun juga pada keindahan makna dan nilai falsafah kehidupan yang terkandung di dalamnya, yang tentu saja selaras dengan peran sertanya dalam masyarakat. Dalam membaca tanda dan makna, artikel ini juga menyajikan penalaran melalui metode semiotika visual secara singkat namun cukup padat.