Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MODEL KAJIAN SASTRA BANDINGAN BERPERSPEKTIF LINTAS BUDAYA (STUDI KASUS PENELITIAN SASTRA DI ASIA TENGGARA) Langgeng Prima Anggradinata
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.618 KB) | DOI: 10.33751/jsalaka.v2i2.2486

Abstract

Kajian sastra bandingan pernah menjadi kajian yang sangat berkembang dan memberi sumbangsih pada ilmu pengetahuan sastra. Namun, kini, kajian sastra bandingan berkurang peminat karena para peneliti lebih memilih metode, konsep, atau teori yang lebih mutakhir. Artikel ini bertujuan membahas metode kajian sastra bandingandan menemukan model kajian sastra bandingan, khususnya di Asia Tenggara. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka dengan membandingkan penelitian sastra bandingan yang telah dilakukan di Asia Tenggara. Artikel ini meninjau metode kajian sastra bandingan yang dilakukan oleh peneliti di Asia Tenggara. Hasilnya, kajian sastra bandingan cukup berkembangan jika diperkaya metode, konsep, perspektif, dan teori baru, misalnya kajian lintas budaya, teori-teori kritis, dll. Dalam menggunakan kajian sastra bandingan, pengkaji  dapat mencari persamaan satu karya sastra dengan karya sastra lain. Kemudian, pengkaji  dapat melihat perbedaan kedua karya sastra itu. Pada tahap terakhir, pengkaji  dapat menganalisis kedua karya sastra itu dengan pendekatan, konsep, atau teori tertentu, misalnya pendekatan lintas budaya. Kata kunci: Asia Tenggara; lintas budaya; sastra bandingan.  
MATERIALISME DALAM CERITA PENDEK “TITIN PULANG DARI SAUDI” KARYA RADHAR PANCA DAHANA Waluyo, Prapto; Rustandi, Yuyus; Anggradinata, Langgeng Prima
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v6i1.10067

Abstract

Materialisme menjadi salah satu aliran filsafat yang masih relevan hingga saat ini, khususnya pada era globalisasi. Artikel ini bertujuan menganalisis representasi materialism dalam cerpen “Titin Pulang dari Saudi” karya Radhar Panca Dahana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pedekatan yang digunakan adalah pendekatan materialisme dengan paradigma criticism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme direpresentasikan pada tokoh-tokoh pada cerpen ini. Titin sebagai tokoh utama terjebak dalam arus meterialisme dan konsumerisme. Eksistensi Titin bergantung pada materi yang dimilikinya. Kesimpulannya, cerpen “Titin Pulang dari Saudi” karya Radhar Panca Dahana menunjukkan bahwa materialisme dan konsumerisme masih melekat dalam masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kelas bawah. Materi menjadi penanda eksistensi seseorang.
MATERIALISME DALAM CERITA PENDEK “TITIN PULANG DARI SAUDI” KARYA RADHAR PANCA DAHANA Waluyo, Prapto; Rustandi, Yuyus; Anggradinata, Langgeng Prima
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v6i1.10067

Abstract

Materialisme menjadi salah satu aliran filsafat yang masih relevan hingga saat ini, khususnya pada era globalisasi. Artikel ini bertujuan menganalisis representasi materialism dalam cerpen “Titin Pulang dari Saudi” karya Radhar Panca Dahana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pedekatan yang digunakan adalah pendekatan materialisme dengan paradigma criticism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme direpresentasikan pada tokoh-tokoh pada cerpen ini. Titin sebagai tokoh utama terjebak dalam arus meterialisme dan konsumerisme. Eksistensi Titin bergantung pada materi yang dimilikinya. Kesimpulannya, cerpen “Titin Pulang dari Saudi” karya Radhar Panca Dahana menunjukkan bahwa materialisme dan konsumerisme masih melekat dalam masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kelas bawah. Materi menjadi penanda eksistensi seseorang.
INDONESIAN LANGUAGE LEARNING FOR NON-NATIVE SPEAKERS THROUGH ONLINE MUSIC AND LEARNER ASSESSMENT Defina, Defina; Anggradinata, Langgeng Prima
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v7i1.12713

Abstract

COVID-19 has led to BIPA learning being conducted online via the Zoom platform. To prevent BIPA learners still in their respective countries from becoming bored with their lessons, providing song material is necessary. The purpose of this study is to describe the implementation of BIPA learning through music media, students' assessment of the impact of songs in BIPA learning, and students' brief statements about the song material. This research is a descriptive qualitative study involving questionnaires given to 12 BIPA KNB IPB 2021/2022 students. The results indicate that students agree to include song material in BIPA levels 2 and 3, with various genres at least once a week, to boost motivation, reduce tension, and make learning more enjoyable. Songs can help train listening and pronunciation skills, improve mastery of vocabulary, grammar, and word meanings, and provide insight into Indonesian culture. The recommended number of songs is two per meeting. The implication of this research is that song material can be integrated into BIPA lessons, but no more than two songs should be used.
INDONESIAN LANGUAGE LEARNING FOR NON-NATIVE SPEAKERS THROUGH ONLINE MUSIC AND LEARNER ASSESSMENT Defina, Defina; Anggradinata, Langgeng Prima
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v7i1.12713

Abstract

COVID-19 has led to BIPA learning being conducted online via the Zoom platform. To prevent BIPA learners still in their respective countries from becoming bored with their lessons, providing song material is necessary. The purpose of this study is to describe the implementation of BIPA learning through music media, students' assessment of the impact of songs in BIPA learning, and students' brief statements about the song material. This research is a descriptive qualitative study involving questionnaires given to 12 BIPA KNB IPB 2021/2022 students. The results indicate that students agree to include song material in BIPA levels 2 and 3, with various genres at least once a week, to boost motivation, reduce tension, and make learning more enjoyable. Songs can help train listening and pronunciation skills, improve mastery of vocabulary, grammar, and word meanings, and provide insight into Indonesian culture. The recommended number of songs is two per meeting. The implication of this research is that song material can be integrated into BIPA lessons, but no more than two songs should be used.