Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pakuan Dalam Program Rumah Edukasi Kelola Sampah Dan Sadar Iklim (Resik): Upaya Mewujudkan Desa Bojong Kulur Sebagai Desa Ketahanan Bencana Qotrunnadya Khusnul Wardati; Andi Fahira Maharni; Langgeng Prima Anggradinata; Dyah Kristiyowati; Fikri Hidayatullah; Rachel Amtul Noor
Loka Bhakti : Jurnal Pengabdian Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Vol 1 No 2 (2025): Loka Bhakti (Jurnal Pengabdian Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Rumah Edukasi Kelola Sampah dan Sadar Iklim (Resik) merupakan salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pakuan dalam upaya mewujudkan desa tangguh terhadap bencana dan sadar lingkungan. Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dipilih sebagai lokasi program karena menghadapi permasalahan banjir musiman dan pengelolaan sampah yang belum optimal. Melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan inovatif teknologi, mahasiswa melakukan serangkaian kegiatan yang mencakup digitalisasi bank sampah, pembangunan dropbox berbasis IoT, pelatihan pembuatan kompos, dan penguatan kelembagaan lokal melalui pembentukan Pokja RESIK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah hingga 84%, peningkatan partisipasi sosial sebesar 80%, serta terciptanya sinergi antara pemerintah desa, komunitas, dan akademisi dalam membangun Desa Bojong Kulur sebagai Desa Ketahanan Bencana.
Audiobook as a Medium for Conserving Sundanese Folklore and Enhancing the Language Skills of Generation Alpha Agatha T Trisari; Langgeng Prima Anggradinata; Aesha Yusi Mahameru; Qotrunnadya Khusnul Wardati
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 7 No. 2 (2026): July
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/dawuh.v7i2.2475

Abstract

The Sundanese language, despite being the second most widely spoken regional language in Indonesia, faces declining use among younger generations who perceive it as irrelevant. This study addresses how oral Sundanese folklore can be conserved and simultaneously transformed into an effective learning medium for Generation Alpha. Employing a research-and-development approach combined with a one-group pretest–posttest experimental design, the study conserved the folklore “Sejarah Sri Baduga Maharaja dan Batu Tulis” through the stages of data collection, validation, value analysis, and transformation into a bilingual illustrated audiobook. The cognitive theory of multimedia learning and the concept of literary transformation from orality to literacy frame the analysis. The product was tested on 27 fourth-grade students at SDIT Wadi Al Ahgaff, Bogor. Results shown significant improvement in Sundanese knowledge (30.00 to 98.41; t = 19.63; p < 0.001; N-Gain 0.98) and language skills (43.25 to 83.57; t = 30.23; p < 0.001; N-Gain 0.72), both with very large effect sizes. The study contributes a replicable model of folklore conservation that bridges cultural preservation and digital-era pedagogy, supporting SDG 4 on quality education.