Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Sumber Daya Manusia Transportasi Laut Di Revolusi Industri 4.0 Menuju Era Pelabuhan Pintar Aditya Mutiara Dewi; Fetiyana Hanty
Majalah Ilmiah Bahari Jogja Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33489/mibj.v20i2.298

Abstract

The marine transportation sector has entered the era of digitalization in line with the industrial revolution 4.0. The existence of the industrial revolution is caused by three main faktors, namely Technological Faktors, Economic Faktors and Socio-Cultural Faktors. The industrial revolution 4.0 focuses on the development of the digital world and the internet. Sea transportation is not only used for passenger transportation, but can also be used as transportation for the distribution of goods. Various companies have taken advantage of sea transportation for the process of sending logistics. Logistics delivery to different regions requires an effective and efficient transportation process. The purpose of this study is to find out the efforts made to improve Marine Transportation Human Resources. This research uses qualitative methods by collecting data through observation, reading orientation and interviews. This type of research is descriptive, namely research that describes information data based on reality (facts) obtained in the field. Efforts are made to improve the quality of Marine Transportation Human Resources towards the era of smart ports with formal and informal training in the field of port automation technology.
PENGARUH PENERAPAN WAJIB RAPID TEST TERHADAP MINAT PENGGUNAAN PENYEBERANGAN MELALUI KAPAL RORO: The Effect Of Implementing Mandatory Rapid Tests On Interest In Use Of Crossings Via Roro Vessels Aditya Mutiara Dewi; M Aji Luhur Pambudi
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/d0d7kh03

Abstract

Rapid Test atau tes cepat, merupakan langkah awal identifikasi apakah seseorang sedang terinfeksi virus, termasuk SARS-CoV-2 atau tidak. Dalam hal ini para sopir dan kernet terutama angkutan logistik yang akan masuk atau keluar area Pelabuhan harus melakukan rapid test. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (i) mengetahui pengaruh penerapan aturan yang diberlakukan KKP & KSOP terhadap wajib rapid bagi sopir dan kernet truk (ii) mengetahui cara mengantisipasi apabila terjadi penurunan muatan dikarenakan muatan akan memilih melalui lintasan Merak-Bakauheni yang tidak melakukan penerapan wajib rapid (iii) mengetahui wajib rapid test diberlakukan bagi sopir dan kernet truk yang akan naik dari Pelabuhan Semarang, sedangkan dari pelabuhan panjang tidak diwajibkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep data informasi; kualitas informasi dan nilai informasi. Konsep data informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya. Metode penalaran yakni proses berpikir yang berasal dari pengamatan empirik yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Hasil analisis menunjukan Penerapan aturan yang diterapkan oleh KKP dan KSOP ditujukan untuk memutus penyebaran Covid-19,dan untuk mengantisipasi penurunan muatan di lintasan Merak-Bakauheni maka Pihak Perusahaan / Operator Kapal menyediakan rapid gratis dan meminta adanya penyamaan aturan di seluruh Pelabuhan di Indonesia, lalu dengan tidak diberlakukannya Rapid Test untuk sopir dan kernet truk maka pihak KKP dan KSOP akan meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, dan pemeriksaan dokumen kesehatan.