Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran gender di kantor BAWASLU Kabupaten Garut dimulai dari perbandingan jumlah anggota dan staf atau anggota pelaksana, jabatan struktural di lembaga tersebut hingga kinerja dan kompetensi antara staf atau anggota pelakana laki-laki dan perempuan. Penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian pendekatan kualitatif yang dilakukan di kantor BAWASLU Kab. Garut yang beralamat di Jl. Rancabango No 11A, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : 1) Anggota dan staf pelaksana di kantor BAWASLU Garut berjumlah 29 orang dengan jenis kelamin laki-laki yang lebih mendominasi.2) jabatan struktural di kantor BAWASLU ini dimulai dari jabatan pengawas atau komisari semuanya berjumlah lima orang. Satu orang perempuan menjabat sebagai ketua membawahi empat orang laki-laki. Sedangkan untuk staff atau anggota pelaksana secara keseluruhan berjumlah 21 orang diluar 2 orang sebagai office boy dan 1 orang sebagai satpam. Pada jumlah ini pun perempuaan menjadi minoritas yaitu hanya berjumlah 3 orang dari 21 orang. 1 orang berada pada divisi pusat hukum dan informasi sedangkan 2 yang lainnya di bagian umum dan keuangan 3). Tidak ada pelabelan khusus terhadap kinerja dan kompetensi anggota dan staf anggota pelaksana berdasarkan gender di dalam kerjanya. Semua anggota dan staf bekerja sesuai dengan keahliannya tanpa saling menjatuhkan sehingga tingkat kompetensinya cenderung tidak ada.