Kebahagiaan adalah dambaan semua orang. Setiap tindakan manusia memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam hidupnya tetapi semuanya ada dalam bingkai kebahagiaan. Manusia sering tidak mencapai kebahagiaan yang sempurna karena belum memahami hakikat kebahagiaan secara utuh dan sempurna. Artikel ini hendak mengkritisi fenomena kekerasan yang justru dilakukan oleh orang yang menjunjung tinggi agama, dalam kerangka gagasan Boethius. Teori kebahagiaan dari Boethius ini menjadi relevan untuk diulas karena bersinggungan dengan term Allah yang juga dan pasti ada dalam agama. Penulis menemukan bahwa setiap penyalahgunaan pasti menimbulkan kekerasan dan jauh dari kebahagiaan sejati. Kebahagiaan sejati hanya ada dalam Allah dan manusia merasa tercukupi dan tidak takut kehilangan apa pun.