This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Kimia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh variabel hidrodinamika pada proses transformasi d-glukosa menjadi d-fruktosa dalam reaktor baffle dengan arus osilasi Wita Pradiani; Sri Haryati; Muhammad D Bustan
Jurnal Teknik Kimia Vol 28 No 2 (2022): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v28i2.966

Abstract

Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, fungsi utamanya adalah sebagai pemanis. Kadar Glukosa yang tinggi menjadi pencetus berbagai macam penyakit. Penelitian tentang transformasi D-glukosa menjadi D-Fruktosa ini dilakukan di dalam reaktor osilasi kolom dengan baffle, yang merupakan implementasi dari teknologi arus osilasi. Penelitian dilakukan dengan bahan baku α-D glukopiranosa murni, yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel hidrodinamika( amplitude dan frekuensi) dengan dan tanpa osilasi pada peningkatan konversi D-glukosa menjadi D- fruktosa. Pada proses non osilasi, bahan baku yang digunakan terdiri dari α D- glukopiranosa mumi sebesar 98 %, katalis NaBr.2H2O dengan perbandingan 1:0,005; larutan NaOH 50% untuk membuat suasana larutan dalam kondisi basa pada PH 8-11, dan air sebagai pelarut. Di dalam reaktor osilasi berbalfle ini, proses berlangsung dengan variabel yang divariasikan : Temperatur 50 °C, 60 °C dan 70 °C .Pada Proses Osilasi dengan komposisi bahan baku yang sama pada proses Non Osilasi yaitu perbandingan katalis dan bahan baku 0,005 dan variabel operasi yang divareasikan : Frekuensi 4 Hz,6 Hz,8 Hz,10 Hz; Amplitudo 4 cm, 6 cm, 8 cm, 10 cm. Sehingga diperoleh konversi D-fruktosa pada Non Osilasi sebesar 47 % pada Temperatur 60°C, waktu 55 menit. Pada proses Osilasi diperoleh konversi yang cukup tinggi sebesar 98,3 %, pada temperatur 60 °C, waktu 50 menit. Dari eksperimen yang dilakukan pada transformasi D-glukosa menjadi D-fruktosa menunjukkan adanya pengaruh variabel hidrodinamika (Amplitudo dan frekuensi) terhadap besarnya konversi yang diperoleh. Hal ini membuktikan bahwa arus osilasi memberikan pengaruh terhadap konversi D-glukosa menjadi D- fruktosa.