Ni Wayan Alik Suryani
Universitas Bali Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Ketepatan Terminologi Medis Diagnosis Utama dengan Keakuratan Koding Diagnosis Pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum X Denpasar Ni Wayan Alik Suryani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v10i2.369

Abstract

Terminologi medis merupakan istilah-istilah penyakit yang didaftar dalam nomenklatur harus sesuai dengan istilah yang digunakan dalam suatu sistem klasifikasi penyakit. Penulisan terminologi medis yang tepat dapat membantu petugas koding dalam menentukan kode diagnosis secara akurat. Hasil studi pendahuluan pada RSU X Denpasar menunjukkan bahwa kode yang tidak akurat sebesar 50%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ketepatan terminologi medis diagnosis utama dengan keakuratan koding diagnosis pasien BPJS Kesehatan rawat inap di RSU X Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan desain penelitian retrospektif. Populasi dari penelitian ini adalah rekam medis bagian resume medis pasien BPJS Kesehatan rawat inap pada bulan Oktober sampai Desember 2020 sebanyak 811 berkas. Sampel penelitian ini adalah 100 berkas resume medis pasien yang diambil menggunakan sistem systematic random sampling. Data penelitian diuji menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan terminologi medis diagnosis utama sebesar 36% dan keakuratan koding diagnosis utama sebesar 72%. Analisis chi-square menunjukkan nilai p = 0,669 bahwa tidak ada hubungan bermakna antara ketepatan terminologi medis diagnosis utama dengan keakuratan koding diagnosis. Hal ini disebabkan karena petugas koding yang selalu bertanya kepada dokter ketika menemukan kesulitan pembacaan diagnosis dan pengalaman bekerja yang sudah enam tahun. Saran yang diberikan kepada pihak manajemen untuk membuat standar operasional prosedur dalam penulisan diagnosis dan koding diagnosis.