ERLAN HARTAWAN
SD Negeri Telok Bulan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SDN BAREBELIK AKHMAD JAMILUDIN; ERLAN HARTAWAN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i3.1587

Abstract

Learning media has a considerable influence in the learning process. knowing the effect of using Powerpoint media on interest in learning and student learning outcomes in science learning. This type of research is a quantitative research design with a Quasi-experiment design: One-Group Pre-test-Post-test Design with one type of treatment. The research design used Pre-test-Post-test Design. The subjects of this study were all grade IV B students of SD Negeri Barebelik in the 2021/2022 academic year. The data obtained consisted of data on interest in learning scores and scores of science learning outcomes for experimental group students. The instrument used is a learning interest questionnaire and a science learning outcome test. The data were analyzed to determine the effect of Powerpoint media on students' interest in learning and student learning outcomes based on pre-test and post-test in the experimental group. Interest in learning science in grade IV SD Negeri Barebelik increased by 67.65%, namely from the result of the difference in the percentage before learning and after learning. Meanwhile, the science learning outcomes of the fourth grade students of SD Negeri Barebelik increased by 52.94% from the difference in the percentage before and after learning. There is an influence of Power-point media on learning interest and science learning outcomes for class IVB students at SD Negeri Barebelik in the 2021/2022 academic year. ABSTRAKMedia pembelajaran memiliki pengaruh yang cukup besar dalam proses pembelajaran. mengetahui pengaruh penggunaan media Powerpoint terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi-experiment design: One-GroupPre-test-Post-test Design dengan satu macam perlakuan. Rancangan penelitian menggunakan Pre-test-Post-test Design. . Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas IV B SD Negeri Barebelik Tahun Ajaran 2021/2022. Data yang diperoleh terdiri atas data skor minat belajar dan skor hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar dan tes hasil belajar IPA. Data dianalisis untuk mengetahui pengaruh media Powerpoint terhadap minat belajar siswa dan hasil belajar siswa berdasarkan pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen. Minat belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Barebelik meningkat 67,65% yaitu dari hasil selisih persentase sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran. Sedangkan, Hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Barebelik meningkat 52,94% dari selisih persentase sebelum dan sesudah pembelajaran. Terdapat pengaruh media Power-point terhadap minat belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas IVB SD Negeri Barebelik Tahun Pelajaran 2021/2022.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH JENJANG SD SE-KECAMATAN BATUKLIANG UTARA LALU MUHAMAD NASIR; ERLAN HARTAWAN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i3.1610

Abstract

This study aims to describe the teacher's steps in implementing social care character education at the elementary school level in Batukliang Utara District. This research is a qualitative descriptive study. Researchers conducted observations, interviews, and documentation with the research subjects, namely principals, teachers, and students. Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. The data validity technique uses technical triangulation and source triangulation. The results of the study show that the implementation of social care character education is carried out through; (1) self-development in the form of routine activities with infaq, the teacher provides an example in the form of direct examples, the teacher also carries out spontaneous activities by reprimanding students who are indifferent to friends, and through conditioning by installing rules, student codes of ethics and posters related to social care, teachers also condition the class with group work; (2) school culture development is carried out with school activities in accordance with social care character indicators; (3) the integration of social care characters in the subject matter; and (4) familiarize students to empathize with the bereaved family or school neighbors by bringing Pelangar (sasak culture). ABSTRAKPelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial di jenjang SD Se-Kecamatan Batukliang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial dilakukan melalui; (1) pengembangan diri berupa kegiatan rutin dengan infaq, guru memberikan keteladanan berupa contoh langsung, guru juga melaksanakan kegitan spontan dengan menegur siswa yang acuh dengan teman, serta melalui pengkondisian dengan memasang tata tertib, kode etik siswa dan poster berkatian dengan peduli sosial, guru juga mengkondisikan kelas dengan kerja kelompok; (2) pengembangan budaya sekolah dilaksanakan dengan kegiatan sekolah sesuai dengan indikator karakter peduli sosial; (3) pengintegrasian karakter peduli sosial dalam materi pelajaran; dan (4) membiasakan siswa untuk turut berempati kepada keluarga siswa atau tetangga sekolah yang berduka dengan membawa pelangar (budaya sasak).