During the Covid-19 pandemic, the government forbade early childhood to study at school, they studied from home only doing worksheets without playing learning media and without socializing with friends. While early childhood tends to play while learning and learning while playing because by playing children learn. Many children feel bored and uncreative when studying from home because they are required to learn calistung only. While creativity is one of the potentials of children that need to be developed from an early age because creativity is one of the potentials of children to be able to solve problems and be able to think. This study aims to determine the creative thinking ability of early childhood through media stimulation of playing Lego during online learning. The method in this research is descriptive qualitative, namely describing the results of the stimulus in creative thinking. Data collection techniques used observation, interviews with parents who were conducted before and after playing Lego, and photo documentation of the work of group B children making Legos. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The results of the analysis of the research prove that learning by using lego games can develop creative thinking skills and children are more likely to enjoy learning from homeDimasa pandemi Covid-19 pemerintah melarang anak usia dini untuk belajar di sekolah, mereka belajar dari rumah hanya mengerjakan LK tanpa media pembelajaran bermain dan tanpa bersosialisasi dengan teman. Sedangkan anak usia dini cenderung bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain karena dengan bermain anak belajar. Banyak anak merasa jenuh dan tidak kreatif ketika belajar dari rumah karena mereka dituntut belajar calistung saja. Sedangkan kreativitas merupakan salah satu potensi anak yang perlu dikembangkan sejak dini karena kreativitas adalah salah satu potensi anak agar mampu menyelesaikan masalah dan mampu berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemapuan berpikir kreatif anak usia dini melalui stimulasi media bermain lego selama pembelajaran daring. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil stimulus dalam berpikir kreatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara kepada orang tua yang dilakukan sebelum dan setelah bermain lego dan dokumentasi foto hasil karya anak-anak kelompok B menyusun lego. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis dari penelitian membuktikan bahwa belajar dengan menggunakan permainan lego dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan anak-anak semakin senang belajar dari rumah