Emesis gravidarum adalah gejala mual pada kehamilan trimester I yang terjadi pada pagi hari yang dialami oleh sekitar 70-80% wanita hamil dan merupakan fenomena yang sering terjadi pada umur kehamilan 5-12 minggu. Mual muntah dialami sekitar 50−90% wanita, 60−80% terjadi pada primigravida dan 40−60% pada multigravida, serta hanya 25% mual tanpa disertai muntah. Angka mual pada ibu hamil terjadi 70%−85%, dan setengah dari persentase ini mengalami muntah. Gejala ini menjadi lebih berat pada seratus dari seribu kehamilan. Penanganan secara Non Farmakologi dengan melakukan kombinasi akupresur titik P6 dan minuman jahe hangat. Terapi ini tidak memasukkan obat– obatan ataupun prosedur invasif melainkan dengan mengaktifkan sel–sel yang ada dalam tubuh, sehingga terapi ini tidak memberikan efek samping seperti obat dan tidak memerlukan biaya mahal. Menggunakan metode Quasi Experiment, Pretest Posttest with control design. Uji statistik Wilcoxon dan Mann Whitney. Subyek penelitian seluruh ibu hamil trimester I, sebanyak 30 responden. Uji dengan p value= 0,001. Nilai median pretest pada kelompok kontrol 10,00, nilai median posttest 5,00 dengan p value=0,001. Uji mann whitney menunjukkan p value=0,002 < 0,05. Kombinasi pijat akupresur titik P6 dan minuman jahe hangat efektif terhadap emesis gravidarum di wilayah kerja Puskesmas Puskesmas Saigon Pontianak.