Wa Ode Nur Syuhada
D-III Kebidanan, STIKES IST Buton, Baubau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Karakteristik Kejadian Abortus Di BLUD RSUD Kota Baubau Wa Ode Nur Syuhada; La Ode Swardin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.942

Abstract

Abortus adalah ancaman dan pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Ini adalah suatu proses pengakhiran hidup janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran karakteristik kejadian abortus. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di dalam masyarakat secara objektif dengan pengambilan sampel menggunakan data sekunder dari Rekam Di BLUD RSUD Kota Baubau Tahun 2022. Hasil penelitian diperoleh umur tertinggi yaitu 20-24 tahun sebanyak 30 responden atau sebesar (47,6%) dan terendah umur >34 tahun sebanyak 3 orang atau sebesar (4,8%). umur berisiko sebanyak 3 responden atau sebesar (4,8%). Sedangkan umur kurang berisiko sebanyak 60 responden atau sebesar (95,2%). Pendidikan tertinggi yaitu SD sebanyak 29 responden atau sebesar (46,0%) dan terendah yaitu PT sebanyak 8 orang atau sebesar (12,7%).kategori Pendidikan tinggi sebanyak 8 responden atau sebesar (12,7%) dan responden dengan pendidikan rendah sebanyak 55 orang atau sebesar (87,3%). gravid tertinggi yaitu gravida 2 sebanyak 23 orang atau sebesar (36,5%). Sedangkan gravida terendah adalah gravida 3 dan 4 sebanyak orang atau sebesar (14,4%). Saran perlunya memberikan penyuluhan tentang abortus pada ibu hamil terutama pada ibu dengan kehamilan yang beresiko. Sebaiknya ibu hamil lebih sering memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan guna mengetahui perkembangan dan kesehatan janin sehingga dapat diketahui lebih awal bila terjadi kelainan pada kehamilan.
Pengaruh Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Dengan Keluhan Penyakit Kulit di Wilayah Kerja Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara Tahun 2023 Ahmad Noor; Wa Ode Syuhada; Mumain Mumain
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1525

Abstract

Data Word Health Organization (WHO) penyakit kulit menjadi salah satu penyakit yang banyak ditemukan dibandingkan dengan penyakit lain dan ditemukan sebanyak 900 juta orang di dunia. Lima kondisi umum menyumbang lebih dari 80% dari semua penyakit kulit` (WHO, 2018). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan keluhan penyakit kulit di Wilayah Kerja Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian ini menggunakan studi analitik dengan menggunakan desain cross sectional study dimana variabel independen dan variabel dependen diidentifikasi dalam waktu bersamaan pada saat itu (point time approach). Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 129 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit (nilai ρ = 0,000 < α = 0,05), dan Ada pengaruh personal hygiene dengan keluhan penyakit kulit dengan nilai ρ = 0,000 < α = 0,05 di Wilayah Kerja Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Saran yaitu bagi Puskesmas, agar terus memberikan edukasi kesehatan terutama mengenai penyakit kulit secara rutin, sehingga angka kasus dapat diturunkan dan bagi responden, agar dapat melakukan upaya pencegahan penyakit kulit dengan terus menjaga sanitasi lingkungan dan personal hygiene sehingga dapat terhindar dari penyakit khususnya penyakit kulit. .