Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Rational Emotive Therapy dalam Budaya Masyarakat Jawa Mengenai Larangan Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan Amelia Putri; Kurniati Kurniati; Nurul Khotimah; Pitria Pitria; Willy Ade Putry
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.703 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3950

Abstract

Rational Emotive Therapy (RET) diperkenalkan oleh Albert Ellis pada 1985. Pada rasional terapi emotif ini memiliki point penting bahwa ada dua unsur utama yaitu berfikir dan emosi bukan dua proses yang terpisah sehingga lebih menekankan kepada pikiran, perasaan, serta perilaku manusia. Rational Emotive Therapi ( RET) bertujuan memberikan arahan serta menunjukkan kepada konseli terhadap cara berpikir yang tidak logis yang mengakibatkan gangguan dari emosional didalam dirinya, atau memberikan bantuan terhadap konseli untuk melepaskan dari cara berpikir atau ide-idenya yang tidak logis dan menggantinya dengan cara-cara logis. Konselor memiliki tugas untuk membantu konseli agar dapat menciptakan sebuah emosi dari dalam diri mereka sendiri.. Kemudian pemimpin anggota kelompok membantu anggota kelompoknya mengindentifikasi dan menentang keyakinan irasional mereka, mendoktrinisasi diri dengan keyakinan, dan mengubah memikiran mereka dengan mengembangkan cara untuk menghentikan pikiran-pikiran yang negatif.
Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan: Studi Literatur Mawar Mawar; Mohamad Muspawi; Amelia Putri; Indah Cahya Lestari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9257

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji hubungan antara kompensasi dan motivasiterhadap kinerja karyawan melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan berupa literature review dengan pendekatan kualitatifdeskriptif yang menitikberatkan pada penelaahan hasil-hasil penelitianterdahulu. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literaturpada database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Sumber data yang dipakai berupa data sekunder dari berbagaiartikel jurnal ilmiah yang relevan, lalu dianalisis lewat tahappengumpulan, perbandingan, dan interpretasi temuan-temuan penelitianterdahulu. Temuan kajian mengindikasikan bahwa kompensasi sertamotivasi menyumbang secara signifikan pada peningkatan performakaryawan, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja yang menjadi perantara hubungan tersebut. Karyawan yang menerima imbalanyang sesuai dan memiliki motivasi kerja yang tinggi cenderungmenampilkan kinerja yang lebih optimal, disiplin, serta bertanggungjawab dalam menyelesaikan tugas. Pengaruh kedua variabel tersebuttidak selalu seragam di setiap organisasi karena dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, budaya perusahaan, serta kebijakaninternal. Pencapaian kinerja optimal lebih mudah tercapai bila organisasidapat mengelola kompensasi secara adil serta menumbuhkan motivasikerja dari dalam diri karyawan. Organisasi juga perlu menciptakansuasana kerja yang mendukung agar karyawan mampu bekerja secaraefektif dan produktif secara berkelanjutan. Kondisi tersebut dapatmembantu perusahaan mencapai tujuan organisasi secara lebih maksimaldan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.