Animah
Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Covid-19 pada Anggaran Kegiatan Pelatihan IKM Kerajinan dan Aneka di Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram Nurul Al Firah; Animah; Nurabiah
Jurnal Akuntansi Vol 11 No 1 (2022): AKUNESA (September 2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/akunesa.v11n1.p101-117

Abstract

Pemerintah melakukan berbagai cara untuk mengatasi permasalahan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 dengan mengambil kebijakan refocusing anggaran. Pemerintah daerah juga melakukan refocusing anggaran pada setiap instansi. Salah satunya yaitu, Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Covid-19 pada anggaran kegiatan pelatihan IKM kerajinan dan aneka pada Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perubahan anggaran terjadi karena adanya refocusing anggaran. Anggaran yang dipotong difokuskan pada penanganan Covid-19. Secara teoritis, penelitian ini dapat memberikan implikasi yang luas mengenai stewardship theory. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi sebagai bahan masukan atau saran bagi pihak Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram terkait anggaran kegiatan pelatihan dimasa pandemi Covid-19. Secara kebijakan, penelitian ini dapat memberikan implikasi sebagai bahan masukan ataupun pertimbangan bagi pemerintah daerah terkait kebijakan daerah khususnya refocusing dalam mengatasi dampak negatif yang muncul akibat Covid-19. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu, hanya melihat dari aspek refocusing anggaran dan adanya keterbatasan jangkauan peneliti untuk megumpulkan dokumentasi dalam validasi data keuangan yang didapatkan, karena kondisi pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).