Oktani Haloho
Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsep Berpikir Suku Batak Toba: Anakkon Hi Do Hamoraon di Au Oktani Haloho
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.896

Abstract

Batak Toba tribe has many philosophies of life. One of the philosophy is Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. This study aims to determine how the concept of thinking and perspective of Batak Toba parents living in the city of Palangka Raya in interpreting the philosophy of Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. The research method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study indicate that the philosophy of Anakkon Hi Do Hamoraon di Au is still very attached to the parents of the Batak Toba tribe in Palangka Raya. This philosophy means that children are the pride, honor, wealth, and most valuable possessions for the family. Parents always instill this philosophy in children from an early age, with the hope that children and the next generation will continue to carry the identity of the Batak family and internalize the values ​​contained in the philosophy of the Batak Toba tribe in life. Suku Batak Toba memiliki banyak filosofi kehidupan atau pedoman hidup. Salah satu filosofi tersebut adalah Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep berpikir dan perpektif orang tua suku Batak Toba yang tinggal di kota Palangka Raya dalam memaknai filosofi Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. Metode penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa filosofi Anakkon Hi Do Hamoraon di Au masih sangat melekat pada orang tua suku Batak Toba di Palangka Raya. Filosofi ini berarti bahwa anak kebanggaan, kehormatan, kekayaan, dan harta yang paling berharga bagi keluarga. Orang tua selalu menanamkan filosofi ini kepada anak sejak dini, dengan harapan anak dan generasi selanjutnya tetap membawa identitas keluarga Batak serta menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi suku Batak Toba di dalam kehidupan.
Strategi Guru dalam Pengembangan Logika Anak Usia Dini Oktani Haloho
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1063

Abstract

One type of intelligence that is very important and must be possessed by children is mathematical logic. This study aims to describe effective and efficient strategies that can be implemented by teachers in growing, stimulating and developing mathematical logic intelligence and logical thinking in early childhood at the Pembina Village Kindergarten in Pendahara Village. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of the study illustrate that the teacher s strategy in choosing children s learning methods is very important. The development of early childhood logic can be stimulated by learning activities by finding patterns and finding logistical relationships combined with appropriate and fun learning methods.
Membangun Logika Matematika Anak Usia Dini dengan Metode Montessori Oktani Haloho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9470

Abstract

Pengembangan potensi anak secara totalitas yang terdiri dari aspek fisik, motorik, intelektual, sosial, emosional dan moral adalah kaedah dasar dan utama dari pendidikan anak usia dini. Aspek intelektual anak tidak lepas dari kemampuan anak di bidang logika matematika yang didalamnya mencakup kemampuan anak dalam mengenal dan memahami konsep berhitung dan angka. Metode yang digunakan dalam penelotian ini adalah studi literatur dimana data penelitian ini deperoleh dari buku, karya tulis ilmiah, hasi penelitian yang dipublikasiskan melaui artikel karya tulis ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana membangun logika matematika anak usia dini dengan menggunakan metode Montessori. Penggunaan material utama dalam metode Montessori dalam membangun logika matematika anak usia dini adalah dengan menggunakan numbers rods.
Peran Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Logika Anak Usia Dini Oktani Haloho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12504

Abstract

Pada hakikatnya setiap anak memiliki keunikan, potensi dan kecerdasan keunikan masing-masing. Kecerdasan yang dimiliki anak tidak bersifat statis melainkan kecerdasan tersebut dapat dikembangkan dengan beberapa stimulasi dalam bentuk aktivitas belajar dan bermain. Dalam dunia pendidikan anak usia dini, guru sangat memegang peranan penting dalam mengembangkan kecerdasan logika anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas peran guru dalam mengembangkan kecerdasan logika anak usia dini. Metode kulaitatif digunakan dalam penelitian ini dengan tehnik studi literatur atau studi kepustakaan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa peran guru baik sebagai pengajar, pendidik, teladan, motivator dan fasilitator sangatlah penting dalam mengembangkan kecerdasan anak usia dini. Kata Kunci: Kecerdasan Logika Matematika, Pendidikan Anak Usia Dini, Guru Abstract Basicly, each child has their own uniqueness, potential and unique intelligence. The intelligence that children have is not static but rather that intelligence can be developed with some stimulation in the form of learning and play activities. In the world of education, teachers play an important role in developing early childhood logical intelligence. This study aims to review the role of teachers in developing early childhood logic intelligence. The method used in this research is qualitative with the method of literature study or literature study. The results showed that the role of teachers both as teachers, educators, role models, motivators and facilitators is very important in developing early childhood intelligence. Keywords: Mathematical Logic Intelligence, Early Childhood Education, Teachers