Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Konseling Sebaya (Peer Counseling) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Kelas XI di SMA Sunan Kalijogo Jabung Fitriyatul Maulidah; Diah Retno Ningsih
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Al-Isyrof : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi balajar adalah suatu dorongan baik dari dalam maupun dari luar siswa yang menimbulkan kegiatan belajar atau perubahan tingkah laku ke arah tujuan belajar yang diinginkan. Motivasi belajar yang rendah dapat menghambat proses pembelajaran siswa di sekolah. Untuk itu, diperlukan layanan bantuan agar siswa yang motivasi belajarnya rendah supaya meningkatkan motivasi belajarnya seperti siswa yang lain. Jenis layanan yang diberikan adalah konseling sebaya. Konseling sebaya adalah suatu upaya bantuan yang diberikan oleh konselor sebaya yang telah menerima pelatihan sebagai konselor sebaya dalam menghadapi hambatan perkembangan dan pengentasan masalah yang dialami oleh teman sebayanya. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pretest and Posttest Design. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling yaitu 17 siswa kelas XI SMA Sunan Kalijogo Jabung yang ditentukan dan terindikasi motivasi belajarnya rendah berdasarkan instrumen penelitian (angket motivasi belajar) yang telah dianalisis menggunakan IBM SPSS Versi 24. Analisis data menggunakan analisis Paired Sample T-test menunjukkan bahwa bahwa nilai t = -69.454, mean 80.17647, 95% Confidence Interval of the Difference, lower = -82.62366 dan upper = -77.72928, kemudian thitung dibandingkan ttabel df= 16, dengan ketentuan thitung > ttabel (69.45 >1.746) dikarenakan peneliti mengambil taraf signifikansi α= 0.05 dan nilai sig > sig α (0.000> 0.05) dengan nilai distribusi satu arah sesuai kriteria pengujian hipotesis yang diajukan peneliti. Berdasarkan hasil ini diketahui bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian maka disimpulkan bahwa konseling sebaya efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI SMA Sunan Kalijogo Jabung Keyword: Konseling Sebaya, Motivasi Belajar
Pendampingan Usaha Industri Kuliner Bawang Goreng Putra Kembar Abadi Di Desa Kenongo Kecamatan Jabung Lu luil Mansuroh; Fitriyatul Maulidah; Gatut Setiadi
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi dengan adanya Pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM yang memberikan dampak kepada para pelaku usaha. Banyak pelaku usaha yang gulung tikar karena dampak dari perpanjangan ppkm ini. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain adanya penumpukan stok, permintaan barang dari konsumen menurun, kesulitan dalam memasarkan barang, dan terbatasnya modal usaha. Pemilik usaha harus memiliki strategi agar usahanya tetap berjalan dimasa Pandemi Covid-19. Salah satu pemilik usaha itu adalah usaha bawang goreng Putra kembar Abadi yang memiliki strategi memasarkan produknya dengan cara tertentu agar tetap bisa bertahan dimasa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yaitu berupa hasil wawancara. Penelitian ini mencoba meneliti pengembangan industri kuliner terhadap produk bawang goreng di Putra Kembar Abadi sehingga bisnis usahanya dapat bertahan dimasa Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prospek pengembangan bawang goreng di Putra Kembar Abadi, faktor penghambat, serta pengaruh usaha ini terhadap pendapatan ekonomi masyarakat sekitarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan pemilik usaha dan karyawan pada usaha bawang goreng.