Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menyunting karangan dengan menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw dan metode inkuiri siswa kelas IX.B SMPN 2 Kraton Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasy eksperiment. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas IX.B. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, kemampuan menyunting karangan siswa yang diajar dengan metode kooperatif tipe jigsaw pada kelas eksperimen I tidak jauh berbeda daripada siswa yang diajar dengan metode inkuiri pada kelas eksperimen II, dengan perbandingan rata-rata kedua kelas, yaitu 85 dan 82. Kedua, kemampuan menyunting karangan pada siswa memiliki kemampuan awal tinggi yang diajar dengan metode kooperatif tipe jigsaw pada kelas eksperimen I berbeda daripada siswa memiliki kemampuan awal tinggi yang diajar dengan metode inkuiri pada kelas eksperimen II, dengan perbandingan rata-rata kedua kelas yaitu 90 dan 85. Ketiga, kemampuan menyunting karangan pada siswa memiliki kemampuan awal rendah yang diajar dengan metode kooperatif tipe jigsaw pada kelas eksperimen I tidak jauh berbeda daripada siswa memiliki kemampuan awal rendah yang diajar dengan metode inkuiri pada kelas eksperimen II, dengan perbandingan rata-rata kedua kelas yaitu 84 dan 81. Keempat, tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran dalam mempengaruhi kemampuan menyunting.