Wiranti Pudjiastuti
SMKN 3 Buduran, Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahan Melalui Projek Perusahaan Siswa Di SMKN 3 Buduran Sidoarjo Wiranti Pudjiastuti
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 No.3 Tahun 2022
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perubahan dalam paradigma pembelajaran , orientasi pembelajaran mengalami perubahan yaitu lebih banyak berorientasi pada siswa. Pengembangan Pembelajaran Kewirausahaan di SMK harus menjadi alternative dalam mempersiapkan lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, meningkatkan ketrampilandalam berwirausaha, sehingga setelah lulus mereka diharapkan siap kerja dan siap berwirausaha mandiri. Berdasarkan data yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan program Perusahaan Siswa selama 4 periode dapat diketahui bahwa dengan memberikan pengalaman riil pada siswa yaitu menjalankan aktivitas perusahaan dapat diketahui bahwa kemampuan siswa untuk menjalankan kepemimpinan dalam bisnis dapat dilakukan dengan baik, terbukti aktivitas produksi, marketing, Human Resources Development , Publik Relation serta finance dapat dilaksanakan . Hasil dari pengembalian saham kepada investor memiliki nilai yang berbeda, faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah harga produk yang dibuat oleh masing Perusahaan Siswa. NEO mampu mengembalikan saham dengan kenaikan nilai saham sebesar 447,67%, dengan nominal dari Rp 20.000 menjadi Rp109,000. SAN-G dengan kenailan nilai saham sebesar 254% dengan nominal saham dari Rp 20.000 menjadi Rp 70.540, Oryza dengan kenaikan nilai saham sebesar 156,87% dengan nominal saham dari Rp 20.000 menjadi Rp 51.373 sedangkan Syailendra mencapai kenaikan nilai saham sebesar 68% dengan nilai nominal saham menjadi Rp 33.500. Faktor Pandemi mempengaruhi jalannya perusahaan, terutama diawal dilakukannya PPKM. Strategi promosi dengan mengoptimalkan media sosial secara kreatif terbukti bisa menjadi jalan keluar dari permasalahan yang di hadapi. Kegiatan HRD, PR bisa dilakukan dengan cara daring,yaitu peningkatan kemampuan public speaking dengan cara live di Instagram perusahaan demikian juga dengan kegiatan PR bisa melaksanakan kegiatan CSR dengan memanfaatkan Instagram yang hasilnya bisa disumbangkan kepada lembaga yang peduli kepada permasalahan lingkungan.