Waffa Ruhul Bakah
IAIN Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA MURID KEPADA GURU DALAM SURAH AL-KAHFI AYAT 65 -70 DAN IMPLEMENTASINYA PADA PENDIDIKAN MODERN Waffa Ruhul Bakah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1653.044 KB) | DOI: 10.24090/jimrf.v9i1.4136

Abstract

Dunia pendidikan dalam beberapa aspeknya tidak lepas dari adanya proses belajar mengajar yang meniscayakan adanya relasi antara murid dan guru yang di dalamnya terdapat interaksi edukatif. Proses Interaksi edukatif adalah sesuatu proses yang didalamnya mengandung sejumlah etika atau norma. Etika dalam berinteraksi antara guru dan murid sangatlah penting karena dapat mempengaruhi suatu proses pembelajaran. Dalam Islam, al-Qur’an merupakan kitab pedoman dalam segala aspek kepentingan yang akan selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh sebab itu, etika murid kepada guru dalam sebuah pendidikan juga seharusnya berdasarkan yang diajarkan di dalam al-Qur’an, yang dipahami melalui penafsiran-penafsiran seorang mufassir. Adanya kasus kekerasan terhadap guru menunjukkan bahwa moralitas adalah permasalahan fundamental dalam dunia pendidikan dan perlu dijelaskan terkait etika seorang murid terhadap guru yang terdapat di dalam al-Qur’an. Salah satu kandungan al-Qur’an yang dapat dijadikan rujukan dalam hal tersebut, yaitu kisah Nabi Musa as. dalam surat al-Kahfi ayat 60-82, karena salah satu dari tujuan al-Qashash fi al-Qur’an yakni sebagai bahan pembelajaran dari umat-umat terdahulu. Hal lain yang terdapat dalam ayat tersebut ialah penjelasan tentang etika seorang Nabi Musa ketika berguru kepada Nabi Khidir as yang patut diteladani, seperti: Sopan Santun, Taat, bersedia menerima sanksi, sabar, dan etika lainnya.