Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Perwakafan dalam tinjauan Fikih, Kompilasi Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia Ma'ruf Hidayat
Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 4 No. 2 (2022): Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/mabsya.v4i2.6972

Abstract

Departing from the community's understanding of waqf, it is still traditional that what is called waqf are immovable objects such as land, madrasas, grave lands and others. Whereas in this modern era, community waqf is to produce innovations that are more beneficial for the benefit, both in the economic, social and religious fields. So, this article aims to provide knowledge about the dynamics of waqf in the perspective of fikih scholars and the laws and regulations. The method used by the author to describe this article is search-based. This is done by the author by looking for references related to waqf material either in books or also in book literature. Then the authors look at and read in this article. In addition, the references used cannot be separated from positive legal regulations in Indonesia regarding waqf. The results of this study indicate that waqf in terms of fikih, the legal basis and its implementation in Indonesia have a complementary and mutually reinforcing relationship. From these findings, it can be said that waqf as an instrument of philanthropy has a strong foundation in the view of fikih and positive law in Indonesia in order to provide the public benefit for the community.
Analisis Makna Dan Eksistensi Tradisi Bebaritan Dalam Pandangan Keagamaan (Studi Pada Desa Pengarasan, Kec. Bantarkawung, Kab. Brebes Ma'ruf Hidayat; Henti Lutfiah
Jurnal Penelitian Agama Vol. 24 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v24i1.2023.pp125-136

Abstract

Intisari Maksud dan tujuan tulisan ini ialah mengetahui apa makna yang terkandung dari tradisi bebaritan dan bagaimana tradisi bebaritan tetap bertahan di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang kian modern. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian diperoleh melalui proses wawancara dan observasi. Selanjutnya, data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tradisi bebaritan sendiri dilakukan di sepanjang jalan perempatan Dukuh Cikamuning hingga jalan menuju mushala dekat umah gedhe. Hasil penelitian menyimpulkan jika tradisi bebaritan adalah tradisi yang dilakukan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang telah diberikan-Nya dan juga sebagai bentuk penolak bala. Eksistensi dari tradisi bebaritan sendiri tak lepas dari peran masyarakat sekitar yang selalu antusias dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan pada tradisi bebaritan. Disamping itu, semangat yang tinggi dalam menjalankan dan melestarikan warisan turun-temurun itu juga menjadi faktor pendorong bertahannya tradisi bebaritan yang hanya diperingati sebanyak satu kali dalam setahun.