Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Gotong-Royong dan Surat Al-Ashr Safrudin Chamidi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 14 No. 071 (2008)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v14i071.3094

Abstract

Tujuan utama dari penulisan artikel ini adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap salah satu surat yang ada dalam Al Qur’an, yaitu surat Al-Ashr. Artikel ini menyandingkan konsep dalam surat Al-Ashr dengan konsep gotong-royong yang merupakan budaya dasar dari bangsa Indonesia. Artikel ini memperlihatkan bahwa gotong-royong sebagai budaya dasar bangsa Indonesia memiliki aplikasi yang dapat berimplikasi positif atau negatif, sementara surat Al-Ashr selalu memiliki aplikasi yang berimplikasi positif. Beberapa simpulan adalah (1) bangsa Indonesia masih memiliki budaya gotong-royong sebagai budaya dasar, bahkan manfaat (efek positifnya) masih bisa dideteksi dan dirasakan namun tidak bisa dipungkiri tentang adanya distorsi khususnya pada aplikasi dari budaya dasar ini; (2) Distorsi pada konsep gotong-royong terjadi karena perubahan rentang waktu yang berlaku bagi konsep. Semakin panjang rentang waktu yang berlaku pada konsep maka semakin konsep gotong-royong mendekati konsep awalnya. Saran untuk memperbaiki keadaan lapangan tentang penerapan konsep gotong-royong (yang cenderung menunjukkan adanya distorsi terutama pada aplikasinya) diberikan kepada masyarakat dengan kembali kepada konsep awal dari gotong-royong yang cenderung untuk selalu memiliki implikasi positif.