Jarkawi Jarkawi
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Sertifikasi Kepuasan Kerja dan Pembinaan Profesionalisme dengan Manajemen Kinerja Guru BK SMP di Kecamatan Kelua Pugaan dan Banua Lawas Noor Dewi Yudiyawaties; Kasypul Anwar; Muhammad Yuliansyah; Jarkawi Jarkawi
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v1i2.1551

Abstract

Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan (1) Sertifikasi Guru BK dengan manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, (2) Hubungan kepuasan kerja Guru BK terhadap manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, (3) Hubungan Profesionalisme Guru BK dengan manajemen kinerja di Lingkungan SMP Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, dan (4) hubungan secara bersama Sertifikasi guru, Kepuasan kerja dan Pembinaan Profesionalisme berhubungan signifikan terhadap Manajemen Kinerja Guru BK SMP di Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas. Methodology: Penelitian ini merupakan Kuantitatif. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan dan mencari hubungan dari sejumlah variabel penelitian yang ada. Pada penelitian ini populasinya adalah 11 guru PNS di 10 SMP Di Kecamatan Kelua Pugaan Dan Banua Lawas pada tahun 2022. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling dengan N (populasi) 11 orang, sehingga didapat S (sampel) ialah 11 orang. Peneliti menggunakan skala Likert untuk teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Peneliti menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk pengujian instrumen dan uji normalitas. Analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan statistic regre4si linier sederhana. Results: Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh parsial variabel sertifikasi (X1) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih besar dari taraf signifikan (0,018 < 0,05) . (2) Terdapat pengaruh parsial variabel Kepuasan kerja (X2) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih besar dari taraf signifikan (0,009 < 0,05) (3) Terdapat pengaruh parsial Pembinaan Profesionalisme (X3) terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan (0,001< 0,05) (4) Terdapat pengaruh simultan (bersama-sama) antara sertifikasi, Kepuasan kerja dan pembinaan profesionalisme terhadap Manajemen Kinerja Guru Bimbingan Konseling, hal ini dibuktikan dengn nilai signifikan lebih kecil dari taraf signifikan (0,004<0,05).
Manajemen Pendidikan Kearifan Lokal Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Kalimantan Selatan Indonesia sebagai Sumber Kekayaan Pendidikan Jarkawi Jarkawi
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v2i1.1552

Abstract

Indonesia has a wealth of local wisdom full of values of justice, honesty and wisdom as well as education in building quality, competitive and characterized human resources as a source of educational wealth for now and the future. The local wisdom figures in their thoughts and actions are very rich to be used as role models and follow in their footsteps for everyone who wants a progress in education. Purpose: The aim of this research is to find out the Factual Conditions of Local Wisdom Education Management Figure Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Methodology: The method used in this research is to use a qualitative approach through a realist ethnographic design. Results: The results of this study are that Education Management with the wisdom of local figure Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari is intellectual property in managing education which can be used as a reference in managing education and learning as well as inspiration in thinking for managers of formal and non-formal educational institutions as well as informal approaches who are local leaders in education management as role models in creating quality and character human resources.