Frida Liharris Saragih
Prodi DIII Keperawatan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDI PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DAN TINDAKAN PENCEGAHANNYA PADA BALITA DI RSU SARI MUTIARA MEDAN Masriati Panjaitan; Flora Sijabat; Frida Liharris Saragih; Mitro Munthe; Jessika Lumbantoruan; Cristian Nababan
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i2.1889

Abstract

Demam berdarah merupakan suatu penyakit infeksi terbanyak di dunia khususnya bagi anak-anak yang berumur 4- 15 tahun. Khusus di Propinsi Sumatera Utara berdasarkan data yang diperoleh dari salah satu surat kabar bahwa jumlah penderita DBD mencapai 1.400 orang, dan 10 orang diantaranya meninggal. Sedangkan di Kota Medan tercatat jumlah kasus DBD 655 kasus. Jenis penelitian ini bersifat deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Studi Pengetahuan Ibu Tentang Penyakit DBD Dan Tindakan Pencegahannya Pada Balita Di RSU Sari Mutiara Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Di RSU Sari Mutiara Medan yaitu sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu seluruh ibu yang memiliki balita Di RSU Sari Mutiara Medan yaitu sebanyak 32 orang. Data yang dibutuhkan diperoleh melalui penyebaran kuesioner pada responden. Hasil penelitianpengetahuan ibu tentang penyakit DBD dan tindakan pencegahannya pada balita mayoritas kurang sebanyak 14 responden (43,8%), pengetahuan ibu tentang penyakit DBD pada balita mayoritas kurang sebanyak 13 responden (40,6%) dan pengetahuan ibu tentang tindakan pencegahan DBD pada balita mayoritas kurang sebanyak 12 responden (37,6%). Diharapkan kepada ibu agar melakukan kunjungan ke klinik, puskesmas maupun bidan praktek untuk konsultasi tentang penyakit DBD dan tindakan pencegahannya pada balita untuk mengetahui tanda gejala penyakit DBD. Kepada petugas kesehatan agar memberikan penyuluhan kepada ibu tentang penyakit DBD dan tindakan pencegahannya pada balita.
HUBUNGAN PERAWATAN PALIATIF DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSU H. ADAM MALIK MEDAN 2017 Frida Liharris Saragih; Yunida Turisna Octavia; Yolanda Agnes Siregar; Nova Defita Putry; Hartati Daeli
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia. Kanker sangat beragam, dapat melalui internal inividu mau pun eksternal inividu. Pasien yang terdiagnosa dengan kanker payudara akan mengalami masalah seperti sosial, perawatan, psikologis, spiritual dan fisik, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup adalah memberikan perawatan paliatif. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan perawatan paliatif dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Jenis penelitian ini merupakan analitik korelasi dengan rancangan deskriptif kolerasi dengan rancangan cross sectional dan jumlah sampel 83 responden dengan diagnosa kanker payudara stadium lanjut. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling. Data dianalisis dengan uji rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perawatan paliatif dalam kategori tinggi sebanyak 56 responden (67,5%) dengan kualiatas hidup baik sebanyak 74 responden (89,2%). Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan perawatan paliatif dengan kualitas hidup pasien kanker di RSU H. Adam Malik Medan dengan p value = 0,000 yang lebih kecil dari p value = 0,05 (5%). Nilai korelasi didapatkan r= 0,356 dengan nilai positif yang menandakan tingkat antara variabel tersebut sedang. Disimpulkan ada hubungan perawatan paliatif yang tinggi dengan kualitas hidup yang baik. Diharapkan tim perawatan paliatif dapat meningkatkan perawatan paliatif yang diberikan pada responden dengan diagnosa kanker payudara dalam aspek psikologis dan pemberian informasi dari perawat. Disarankan berkolaborasi dengan psiko log terkait psikologis dan pemberian informasi terkait status kesehatan dan perkembangan responden
HUBUNGAN PERAWATAN PERINEUM DENGAN KESEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS HARI KETUJUH DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) IDARIA SIDABUKE KOMPLEK VETERAN MEDAN ESTATE 2017 Yunida Turisna Oktavia; Frida Liharris Saragih
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan sering kali mengakibatkan robekan jalan lahir, baik pada primigravida maupun pada multigravida dengan perineum yang kaku. Akibat perawatan perineum yang tidak benar, mengakibatkan kondisi perineum yang terkena lokhea menjadi lembab dan akan sangat menunjang perkembangbiakan bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya infeksi pada perineum yang dapat menghambat proses penyembuhanluka.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perawatan perineum dengan kesembuhan luka perineum pada ibu nifas hari keenam di BPS Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian crossectional yang dilakukan BPS Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas dengan luka perineum yang melakukan kunjungan pemeriksaan nifas enam hari di BPS Bps Bid Idaria Sidabuke Komplek Veteran Medan Estate, dengan menggunakan total sampel. Pengumpulan data dengan lembar checklist untuk perawatan perineum dan kesembuhan luka perineum menggunakan lembar observasi. Analisis data dengan menggunakan Chi-Square.Hasil penelitian dari 24 responden menunjukkan sebagian besar responden melakukan perawatan luka perineum dengan baik. Dimana sebagian besar lukanya terbentuk jaringan parut minimal. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan nilai X² hitung > X² tabel (8,327 > 3,481) dan p = 0,004 dimana a = 0,05. Sehingga kesimpulan penelitian ini adalah H1 diterima artinya terdapat hubungan perawatan perineum dengan kesembuhan luka perineum pada ibu nifas hari keenam. Hasil menunjukkan nilai positif (+) berarti semakin baik perawatan luka perineum, semakin cepat kesembuhan luka perineum.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA RSU SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2017 Masriati Panjaitan; Frida Liharris Saragih
Jurnal Reproductive Health Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena asupan cairan yang berlebihan dapat mengakibatkan kenaikan berat badan, edema, bronkhi basah dalam paru – paru, kelopak mata yang bengkak dan sesak nafas yang diakibatkan oleh volume cairan yang berlebihan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian dilakukan di rsu sari mutiara medan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan teknik purporsive sampling, jumlah 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh faktor pengetahuan terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.037, ada pengaruh faktor dukungan keluarga terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.013, ada pengaruh keterlibatan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.018, ada pengaruh konsep diri terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.009, ada pengaruh interdialytic weight gain terhadap kepatuhan asupan cairan dengan nilai p-value 0.016. Diiharapkan kepada perawat agar lebih memperhatikan asupan cairan kepada responden yang menjalani terapi hemodialissa.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ISPA PADA BALITA DI RSU SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2018 Frida Liharris Saragih; Antoni Edimarta Sitanggang
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan suatu kelompok penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Di Indonesia ISPA selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang ispa pada balita di RSU Sari Mutiara Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini bersifat deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang ISPA Pada Balita di RSU Sari Mutiara Medan Tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang datang melakukan pemeriksaan ke RSU Sari Mutiara Medan pada bulan Juni sebanyak 63 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling yaitu sampel yang ditemukan pada saat peneliti melakukan penelitian yaitu sebanyak 32 orang. Data yang dibutuhkan diperoleh melalui penyebaran kuesioner pada responden. Hasil penelitian yaitu pengetahuan ibu tentang ISPA pada balita mayoritas kurang 59,4%, pengetahuan ibu tentang penyebab ISPA pada balita mayoritas kurang 53,1%, pengetahuan ibu tentang tanda dan gejala ISPA pada balita mayoritas kurang 62,5%, pengetahuan ibu tentang pencegahan ISPA pada balita mayoritas kurang 56,2% dan pengetahuan ibu tentang penanganan ISPA pada balita mayoritas kurang 62,5%. Diharapkan kepada ibu untuk melakukan ke puskesmas apabila dijumpai tanda ISPA pada balita. Kepada bidan agar memberikan penyuluhan kepada ibu tentang ISPA pada balita.