Nurmayana Siregar
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENENTUKAN MODEL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM MENGANALISIS PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN ADMINISTRATOR (PKA) Nurmayana Siregar
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 1 No. 7: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kebijakan pada prinsipnya adalah cara agar sebuah kebijakan dapat mencapai tujuannya. Banyak teori implementasi kebijakan yang dapat dijadikan model, namun dalam tulisan ini hanya membahas lima teori, yaitu: teori George C Edwards III, teori Merilee S. Grindle, teori Mazmanian dan Sabatier, teori T.B. Smith, dan teori Van Meter dan Van Horn. Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), memiliki kebijakan derivat/turunan berupa Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (Perka-LAN) No.15 dan 16 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang tepat untuk menganalisa implementasi kebijakan penyelenggaraan PKA tersebut, dapat menggunakan model/pola T.B.Smith, dengan empat variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu: Idealized policy, Target groups, Implementing organization, Inveronmental factors. Disarankan oleh Nugroho (2008: 256-258), bahwa pada prinsipnya ada”empat tepat” yang harus dipenuhi dalam keefektifan implementasi kebijakan, yaitu tepat kebijakan, tepat pelaksana, tepat target, dan tepat lingkungan. Setiap kebijakan pemerintah mengandung resiko kegagalan yang tinggi. Ada dua katagori pengertian kegagalan (policy failure), yakni: Non implementation (tidak terimplementasikan) dan Unsuccesful implementation. Dalam implementasi kebijakan, hal yang penting untuk ditambahkan yaitu diskresi yang merupakan kehormatan fungsional para pelaksana kebijakan.