Berbagai upaya telah dilakukan oleh birokrasi Pemerintah Daerah terlebih organisasi pemerintahan terdepan seperti Kantor Kelurahan guna meningkatkan kinerja terutama dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, namun belum mencapai hasil yang optimal. Realitas tersebut terlihat dari kurangnya kompetensi aparatur dalam meningkatkan kinerja yang diselenggarakan di Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama Kota Administrasi Jakarta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi aparatur dalam meningkatkan kinerja di Kelurahan Grogol Selatan Kecamatan Kebayoran Lama Kota Administrasi Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini difokuskan pada bagaimana kompetensi aparatur dalam meningkatkan kinerja, faktor-faktor yang berperan dalam kompetensi aparatur menggunakan pendapat Spencer dan Spencer yaitu motives, traits, self concept, knowledge, dan skill. Sementara strategi yang digunakan dalam kompetensi aparatur guna meningkatkan kinerja, menggunakan analisis SWOT dan Litmus Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparatur dalam meningkatkan kinerja di Kelurahan Grogol Selatan kecamatan Kebayoran Lama Kota Administrasi Jakarta Selatan belum mencapai hasil yang optimal. Berbagai kendala ditemui disebabkan karena kurangnya kemampuan yang dimiliki oleh aparatur dalam menyelenggarakan layanan sipil. Di samping itu masih terdapat distribusi pekerjaan yang kurang merata kepada setiap aparatur yang berdampak pada kurangnya motivasi dan disiplin, yang terlihat dari aparatur yang masuk kantor tidak tepat waktu, sehingga berdampak pada hasil kerja belum dicapai secara optimal. Kata Kunci: Kompetensi Aparatur, Kinerja