p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pelita Kota Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINKRONISASI PROGRAM PEMANFAATAN RUANG (SPPR) KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENDUKUNG PENYUSUNAN PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Weldy Anugra Riawan
JURNAL PELITA KOTA Vol 3 No 1 (2022): JURNAL PELITA KOTA, FEBRUARY 2022
Publisher : Karimun University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/pelita.v3i1.510

Abstract

According to mandate of Government Regulation Number 21 of 2021 concerning the Implementation of Spatial Planning, the Regional Government needs to synchronize the spatial utilization program (SPPR) with reference to the synchronization of programs that have been carried out by the Government. The output of these activities can be used as input in the preparation of the Regional Government Work Plan and also in the vision and mission of the Regional Head and RPJMD. The implementation of integrated infrastructure development in Tanjungpinang City is still experiencing various problems, including the lack of focus on regional targets that will be driven by infrastructure development, the synergism of infrastructure development programs between Regional Apparatus Organizations (OPD) within the Tanjungpinang City Government and the ineffectiveness of the infrastructure development budgeting system. To overcome these various problems, it is necessary to synchronize the annual/short-term space utilization program which is an integration document between the Tanjungpinang City regional development plan in 2023 and the spatial plan as the basis for compiling an infrastructure development plan for OPD in accordance with the Tanjungpinang City RTRW document. This is done so that the focus of regional targets and the synergy of infrastructure development programs can be achieved. Keywords: SPPR; Tanjungpinang City Development Plan; Tanjungpinang City RTRW Abstrak Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang bahwa Pemerintah Daerah perlu melakukan sinkronisasi program pemanfaatan ruang (SPPR) dengan mengacu sinkronisasi program yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Output kegiatan tersebut dapat menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan menjadi masukan dalam penyusunan visi misi Kepala Daerah dan RPJMD. Pelaksanaan keterpaduan pembangunan infrastruktur di Kota Tanjungpinang masih mengalami berbagai permasalahan antara lain belum fokusnya sasaran kewilayahan yang akan didorong pembangunan infrastrukturnya, belum sinergisnya program pembangunan infrastruktur antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang serta belum efektifnya sistem penganggaran pembangunan infrastruktur. Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, maka perlu dilakukan sinkronisasi program pemanfaatan ruang tahunan/jangka pendek yang merupakan dokumen integrasi antara rencana pembangunan daerah Kota Tanjungpinang Tahun 2023 mendatang dengan rencana spasial sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan infrastruktur bagi OPD agar sesuai dengan dokumen RTRW Kota Tanjungpinang. Hal ini dilakukan agar fokus sasaran kewilayahan dan sinergitas program pembangunan infrastruktur dapat tercapai. Kata Kunci: SPPR, Rencana Pembangunan Kota Tanjungpinang, RTRW Kota Tanjungpinang
PENANGANGAN KAWASAN KUMUH DI BEBERAPA DAERAH DI JAWA DAN SUMATERA Weldy Anugra Riawan
JURNAL PELITA KOTA Vol 3 No 2 (2022): JURNAL PELITA KOTA, AUGUST 2022
Publisher : Karimun University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/pelita.v3i2.556

Abstract

The role of local governments in the sustainable development agenda has not yet fully achieved the 11th SDGS goal, which is to make cities and human settlements inclusive, safe, resilient, and sustainable. This study aims to formulate an out of the box strategy in responding to the 11 SDGS goals so that it can be achieved by Regional Governments in Indonesia using qualitative descriptive analysis methods based on primary and secondary data. The results of the study indicate that local government programs that must be encouraged in order to succeed in this goal are to facilitate sustainable natural resource management in slum and coastal settlements by protecting and improving ecosystems, encouraging disaster risk reduction/management, overcoming slums, thoroughly, community, institutional, collaboration, based on strategy formulation. Recommendations based on research results are: encourage programs that are characterized by "Tatap Pelangiku", which is a strong and safe community in residential areas through reforestation, sustainability, and collaboration efforts according to the NUA-SDGS agenda that is adaptive and not slum. Keywords: Role of Local Government; Slums; Resilience Settlements Abstrak Peran pemerintah daerah dalam agenda pembangunan berkelanjutan belum sepenuhnya dapat mencapai tujuan ke-11 SDGS, yaitu membuat kota dan pemukiman penduduk yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi out of the box dalam mensikapi tujuan ke-11 SDGS agar dapat dicapai oleh Pemerintah Daerah di Indonesia yang menggunakan metoda analisis deskriptif kualitatif berbasis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Pemerintah Daerah yang harus didorong dalam rangka mensukseskan tujuan tersebut adalah memfasilitasi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan di permukiman kumuh dan pesisir dengan cara melindungi dan memperbaiki ekosistem, mendorong pengurangan/manajemen risiko bencana, mengatasi kumuh, tuntas, komunitas, kelembagaan, kolaborasi, berdasarkan rumusan strategi. Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian yaitu: mendorong program yang bercirikan “tatap pelangiku”, yaitu komunitas tangguh dan aman pada kawasan permukiman melalui upaya penghijauan, berkelanjutan, serta kolaborasi sesuai agenda NUA-SDGS yang adaptif dan tidak kumuh. Kata Kunci: Peran Pemerintah Daerah; Daerah Kumuh; Permukiman Berketahanan